<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154</id><updated>2011-11-27T15:06:16.774-10:00</updated><category term='Ragam'/><category term='pertanian'/><category term='Psikologi'/><category term='serba-serbi'/><category term='Politik'/><category term='Moral'/><category term='Keluarga'/><category term='Iptek'/><title type='text'>Mas Budi Hartono</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>R.BUDI HARTONO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00299858820040849848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_EE0PbhQzkC8/R6OP3um8q0I/AAAAAAAAADY/vD60ckvnUag/S220/budi+indian.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>39</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-7956327479204577311</id><published>2010-01-25T15:23:00.002-10:00</published><updated>2010-01-25T15:36:11.378-10:00</updated><title type='text'>Wajah Kuli Bangunan dari hari ke hari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GYvmHfXI/AAAAAAAAAXY/X5JBi6jl4zI/s1600-h/bang+mandor+12.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 141px; height: 231px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GYvmHfXI/AAAAAAAAAXY/X5JBi6jl4zI/s320/bang+mandor+12.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430855591562542450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GYTShV_I/AAAAAAAAAXQ/P5kjGk7d8bA/s1600-h/bang+mandor+6.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GYTShV_I/AAAAAAAAAXQ/P5kjGk7d8bA/s320/bang+mandor+6.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430855583964157938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GX4ywTpI/AAAAAAAAAXI/7jXaasMPKyA/s1600-h/bang+mandor+4.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 204px; height: 241px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GX4ywTpI/AAAAAAAAAXI/7jXaasMPKyA/s320/bang+mandor+4.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430855576851598994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GXiWfsXI/AAAAAAAAAXA/UXPRUVGg_C8/s1600-h/bang+mandor.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 233px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GXiWfsXI/AAAAAAAAAXA/UXPRUVGg_C8/s320/bang+mandor.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430855570827489650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GUxXELPI/AAAAAAAAAW4/050IcATkct0/s1600-h/P1020299.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GUxXELPI/AAAAAAAAAW4/050IcATkct0/s320/P1020299.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5430855523316804850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-7956327479204577311?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='' href='http://www.facebook.com/event.php?eid=351623665250#/album.php?aid=33254&amp;id=1523134541' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/7956327479204577311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=7956327479204577311&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7956327479204577311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7956327479204577311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2010/01/wajah-kuli-bangunan-dari-hari-ke-hari.html' title='Wajah Kuli Bangunan dari hari ke hari'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/S15GYvmHfXI/AAAAAAAAAXY/X5JBi6jl4zI/s72-c/bang+mandor+12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-42687086800462037</id><published>2008-05-13T16:29:00.002-10:00</published><updated>2008-05-13T16:35:20.397-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi'/><title type='text'>PSIKOLOGI PERKEBANGAN ANAK</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;      Awasi Anak Keranjingan Game&lt;/span&gt;                                  &lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td colspan="2" class="createdate" valign="top"&gt;         &lt;br /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;     &lt;p align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/images/stories/lifestyle/20080514family.jpg" style="float: left;" alt="Image" title="Image" border="0" height="81" hspace="6" width="96" /&gt;&lt;strong&gt;PENGARUH BURUK&lt;/strong&gt;: Bukan saja malas beradaptasi dengan lingkungan, playstation juga membuat anak malas melakukan rutinitas dan kewajibannya sehari-hari, seperti belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;KECANDUAN playstation membuat anak menjadi kasar,suka mencaci,bahkan kehilangan pengendalian diri.Bagaimana cara mengatasinya? Bermain memang menjadi salah satu kebutuhan anak. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Benda apa pun yang ditemukan, di tangan anak-anak bisa menjadi sebuah permainan mengasyikkan.Namun,tidak semua permainan memiliki dampak bagus bagi perkembangan mental dan membantu proses sosialisasi anak dengan lingkungan. Di antara sekian banyak permainan yang ditawarkan di pasar, salah satu benda yang perlu diwaspadai, jika terlalu sering dimainkan anak, adalah playstation.Adrenalinyang memuncak,kemarahan yang disertai teriakan, bentakan dan cacian, hampir selalu mewarnai permainan yang menggunakan stik dan layar televisi tersebut. Agresivitas dan kebiasaan berbicara tanpa kendali bahkan mencaci, tentu saja berdampak negatif bagi perkembangan mental anak. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Anak jadi kehilangan kepedulian terhadap sesama, tidak mudah menerima kekalahan, bahkan menjadi lebih mudah menyakiti temanteman seusia, ataupun si adik yang lebih kecil. “Playstation memang membuat anak-anak menjadi lebih agresif, tidak bisamemahamiperasaan orang lain. Sebaiknya biasakan anak untuk tidak memainkan playstation selama berjam-jam,” kata pengajar SD di Jakarta Pusat, AwaludinAwawi. Manfaatnya bisa dikatakan tidak menguntungkan dengan membiarkan anak bermain playstation selama yang mereka inginkan. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Salah satunya adalah kurangnya keinginan anak bersosialisasi dengan lingkungan. Bukan saja malas beradaptasi dengan lingkungan, playstation juga membuat anak malas melakukan rutinitas dan kewajibannya sehari-hari, seperti belajar dan mengerjakan pekerjaan rumah. Pada tingkat kecanduan kronis terhadap permainan tersebut, anak bahkan bisa lupa waktu makan atau sekadar minum. “Itulah jeleknya permainan itu, anak bisa menghabiskan waktu berjam-jam, duduk diam memainkannya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kalau dilarang,anak bisa melawan orangtua. Jika itu terjadi, berarti tingkat ketergantungan anak pada playstation kronis,”tambah Awaludin. Senada dengan Awaludin, keluhan sama datang dari banyak orangtua di kota-kota besar. Seperti diungkapkan Dewi Aryanti. Ibu tiga putra itu mengaku cukup kewalahan menghadapi anak-anaknya saat dilarang memainkan playstation. “Kalau sedang bermain itu, rumah menjadi penuh teriakan,umpatan,cacian, ataupun tangisan.Yang menang berteriak senang, yang kalah mencaci maki,” kata Dewi. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Menghadapi anak-anaknya yang dirasa cukup sulit dikendalikan ketika dilarang bermain playstation, wanita berkulit kuning itu mengaku suka mengambil tindakan tegas.“ Terkadang kalau anakanak sudah tidak bisa diken- dalikan, saya akan menyimpan dan mengunci playstation mereka dalam lemari. Saya biarkan mereka berteriak ataupun menangis meminta. Daripada mereka kecanduan yang tidak mendidik,” tambahnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Selain efek yang terlihat, seperti anak jadi malas belajar, malas bersosialisasi,playstation juga memiliki dampak yang melibatkan fungsi tubuh.Misalnya anak jadi terbiasa duduk berjam-jam dengan posisi yang sama, padahal itu merusak tulang. Anak yang keranjingan playstation akan cenderung memiliki mata yang rusak. Selain itu,yang dipacu pada alat permainan elektronik ini adalah kemampuan anak untuk bereaksi cepat melalui latihan yang terus menerus (drilling).&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pada permainan ini, umumnya anak tidak belajar dari kesalahan, tidak belajar memecahkan masalah karena kepraktisannya memencet tombol, ia dihadapkan pada jawaban salah dan benar. Dalam permainan itu pula, umumnya tidak disajikan bagaimana cara untuk sampai pada jawaban benar.Jelas ini bukan gambaran dari kondisi yang sebenarnya dalam kehidupan sehari-hari yang mengajarkan pada anak bahwa untuk mencapai keberhasilan ia perlu menyelesaikan masalah yang dihadapi.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;      Dirancang untuk Menjadi Candu&lt;/span&gt;                                  &lt;/p&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td colspan="2" class="createdate" valign="top"&gt;          &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;     &lt;p align="justify"&gt;BERAGAM jenis game (permainan) dengan mudah dapat dibeli mulai dari pedagang kaki lima hingga supermarket. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Kemudahan mendapatkan CD (compact disk) game terjadi di seluruh penjuru dunia. Besarnya pangsa pasar game membuat perusahaan pembuat game serius menggarap bisnis itu. Bayangkan saja, penjualan konsol SonyPlaystation, 2004 mencapai 71 juta unit. Angka itu belum ditambah dengan angka penjualan Nintendo 15 juta unit dan Microsoft Corp 14 juta unit. Tidak heran jika setiap game yang diluncurkan harus melalui proses seleksi ketat. Perusahaan pembuat game seperti Eidos, Electronic Art, Sierra, dan Microsoft menggarap game ini secara serius. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Perusahaan pembuat game tak segan-segan mengeluarkan uang ratusan ribu dolar untuk pembuatan satu game. Pendapatan dari game bisa mencapai miliaran dolar. Menurut Pengamat telematika Roy Suryo, perusahaan pembuat gamemengerahkan seluruh daya upayanya untuk membuat game. SDM (sumber daya manusia) pembuat gamedipilih yang terbaik. “Mereka menggunakan orang jenius dalam bidang komputer, fisika, sejarah, psikologi manusia, dan bidang yang terkait. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Gameyang dihasilkan menjadi sangat memikat bahkan menjadi candu,” ungkapnya. Penelitian yang dilakukan juga lengkap mulai materi yang akan ditampilkan hingga bagaimana pengaruhnya terhadap pengguna. Psikologi perkembangan anak merupakan salah satu yang wajib dilalui agar gamebisa sukses. Pembuat game dapat menampilkan sosok hero yang bisa diterima anak-anak. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Hal-hal yang menarik perhatian seperti tantangan, pertarungan, balap, horor, dan baku tembak atau bahkan seks disajikan dalam bentuk yang menarik. Dan ini didukung oleh kemajuan teknologi yang bisa menampilkan game terlihat bagus dan lebih nyata.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber  :  seputar Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-42687086800462037?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/42687086800462037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=42687086800462037&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/42687086800462037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/42687086800462037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/05/psikologi-perkebangan-anak.html' title='PSIKOLOGI PERKEBANGAN ANAK'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-8312380642725562380</id><published>2008-05-13T16:26:00.000-10:00</published><updated>2008-05-13T16:28:32.929-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>AMENDEMEN UUD JANGAN DIPAKSAKAN</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" class="createdate" valign="top"&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;     &lt;p align="justify"&gt;JAKARTA Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) AM Fatwa menilai amendemen kelima Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 harus menunggu momen politik yang tepat,jangan dipaksakan. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;”Biarkan dinamika masyarakat yang membicarakan perubahan ini.Biarkan sampai matang dan komprehensif dan ada momen politik yang mendukung,” kataFatwadalamdiskusi ”Menyusun Kembali Sistematika Amendemen UUD 1945”di Jakarta kemarin. Fatwa mencontohkan, amendemen sebelumnya terjadi karena ada momentum politik yang mendorongnya melalui gerakan Reformasi. Tanpa itu, kata dia, hal tersebut tidak akan terjadi. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Karena itu, politikus Partai Amanat Nasional ini meminta agar semua pihak yang menginginkan adanya amendemen, seperti Dewan Pimpinan Daerah (DPD) untuk bersabar dulu. ”Saya pribadi setuju saja kewenangan DPD ditambah, tapi harus ada koridor-koridor yang dilalui, juga momentum yang tepat,” ujarnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pakar konstitusi dan tata negara Sri Soemantri Martosoewignyo mengatakan,amendemen lanjutan terhadap UUD sudah diperlukan. Sebab, hasil amendemen keempat konstitusi itu masih banyak kekurangan. ”Ini karena pada waktu mengubah UUD,MPR tidak punya grand design,”ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber  :  seputar Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-8312380642725562380?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/8312380642725562380/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=8312380642725562380&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8312380642725562380'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8312380642725562380'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/05/amendemen-uud-jangan-dipaksakan.html' title='AMENDEMEN UUD JANGAN DIPAKSAKAN'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-7963144869305997981</id><published>2008-05-13T16:21:00.002-10:00</published><updated>2008-05-13T16:24:35.897-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ragam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>SAMBAL PETAI CUMI LEZAT MENANTANG</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td colspan="2" class="createdate" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;     &lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;BANYAK &lt;/strong&gt;di antara kita yang  sebisa mungkin menghindari  makanan dengan petai di dalamnya.  Sebab, terlalu banyak  kita menyantapnya, dapat menyebabkan  mulut kita mengeluarkan  aroma kurang sedap.  Tidak hanya itu, petai juga dapat  menyebabkan air seni kita berbau  tidak enak.  Tapi, bagi orang yang benarbenar  menyukainya, hal itu tak  menjadi masalah. Petai sendiri  memiliki rasa khas yang dapat  membuat masakan lebih sedap.  Salah satu menu yang menggunakan  petai sebagai bahan bakunya  adalah sambal bukeng cumi  petai. Pada menu ini, petai dicampur  dengan cumi-cumi yang  dimasak dengan sambal lezat.  Makanan khas Kalimantan  ini memang lezat disantap baik  pada siang atau malam hari.  Apalagi dalam keadaan perut lapar.  Jika sudah merasakan kenikmatannya,  bisa jadi Anda tidak  akan mempedulikan bau  yang mungkin dapat timbul setelah  menyantapnya.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagi Anda ingin mencicipi  menu yang menantang ini, bisa  mengunjungi Warung Selera  Acil Inun’s yang terletak di kawasan  Pakubuwono, Jakarta Selatan.  Mungkin banyak orang  belum mengenal restoran ini,  tapi di pusatnya yang terletak di  daerah Samarinda, Kalimantan  Timur, restoran yang telah berdiri  sejak 2002 ini sudah memiliki  banyak pelanggan.  Pelanggan restoran ini mulai  dari kalangan artis, pejabat,  hingga pegawai biasa. Diharapkan  dengan membuka cabang  di Jakarta, banyak pelanggan  yang datang dari Jakarta tidak  usah pergi jauh lagi ke Samarinda.  Mereka dapat datang untuk  mencicipi beberapa menu  favorit khas Kalimantan.  ”Warung selera Acil Inun’s  ini adalah sebuah persembahan  dari aneka cita rasa masakan  khas yang terdapat di daerah Kalimantan.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Anda dapat menikmati  kelezatan dan keunikan  berbagai masakan yang kami hidangkan,”  ujar Dewi, pemilik  Warung Selera.  Kelezatan yang sehat dan kenyamanan  yang nikmat tersaji di  setiap menu yang tersedia. Dan semuanya  dapat Anda rasakan bersama  keluarga, kerabat, sahabat,  dan semua handai taulan Anda.  Menu yang ditawarkan restoran  ini tak hanya cumi petai, tapi  ada juga nila bakar, cah kangkung  daging telur puyuh, sambal  goreng udang bawang rambut,  dan ikan asin goreng bumbu.  Anda tidak perlu mempertanyakan  soal rasanya, setiap masakan  yang terdapat di restoran  ini dapat membuat Anda menjadi  ketagihan.  Misalnya, menu Nila Bakar,  dengan bumbu yang meresap  pada daging lembut membuat  pengunjung tidak akan menyesal  memesan menu ini. Begitu  pula dengan cah kangkung daging  telur puyuh. Rasa cah ini benar-  benar pas di lidah. Jika Anda  menginginkan menu pedas,  Anda bisa mencoba sambal goreng  udang bawang rambut.  Menurut pemiliknya, selain  bumbu masakan yang diperhatikan,  untuk menjaga rasanya,  mutu bahan masakan juga diutamakan.  &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bahkan, hampir 90% bahan  masakan di Jakarta ini masih  didatangkan dari Samarinda.  Karena itu rasa ikan yang dimasakpun  berbeda dengan ikan  yang ada di Jakarta. Begitu juga  dengan beberapa bumbu yang  masih dikirim dari sana.  Meski rasa tidak diragukan  lagi, sebagai restoran yang baru  membuka cabang di Jakarta ini,  harus pintar-pintar menarik  perhatian dan kepuasan pengunjung.  Salah satunya dengan  memberikan diskon 20%  bagi pelanggan yang berkunjung  sebelum lebaran tiba. Setelah  lebaran, diskon hanya berlaku  sebesar 10%. Selain diskon,  pihak restoran juga akan memberikan  beberapa bonus menu  yang khusus untuk dicicipi para  tamu.  Bagi Anda yang tertarik ingin  juga mencicipi, sempatkan berkunjung.  Dan jangan lupa mencicipi  menu favorit yaitu udang  gala bakar, ikan patin bakar, dan  sayur santan singkil. Bagi Anda  yang ingin mencobanya di rumah, SILAHKAN.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber  :  seputar Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-7963144869305997981?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/7963144869305997981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=7963144869305997981&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7963144869305997981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7963144869305997981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/05/sambal-petai-cumi-lezat-menantang.html' title='SAMBAL PETAI CUMI LEZAT MENANTANG'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-5542048518499170884</id><published>2008-05-09T09:07:00.000-10:00</published><updated>2008-05-09T09:09:15.600-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ragam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>SBY: Visi Pemerintah Konkret</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" class="createdate" valign="top"&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;     &lt;p align="left"&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan bahwa visi Indonesia Sehat 2010 sudah konkret dan bukan hanya wacana. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;”Ada yang menulis buku, katanya pemerintah atau SBY ini hanya angin,saya kira gedung ini (RSCM yang baru) bukan angin. Menghadapi seperti itu, mari kita betulbetul membuktikan menjadi sesuatu yang konkret dan bukan hanya angin dan wacana,” ujar Presiden. Visi pemerintan soal Indonesia Sehat 2010 dicanangkan tiga tahun lalu. Presiden menjelaskan, visi ini bukan wacana seperti yang pernah ditulis dalam sebuah terbitan buku.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pernyataan tersebut disampaikan SBY pada peringatan hari malaria sedunia ke-1, sekaligus meresmikan gedung rawat inap terpadu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Dia menegaskan, pemerintah juga terus merevitalisasi program-program kesehatan yang dulu dilakukan,yang pada masa reformasi ini tidak diaktifkan.Program itu,antara lain pekan imunisasi nasional (PIN),aktivitas posyandu,dan pos keluarga berencana (KB). &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Jangan sampai setelah pergantian kepemimpinan politik, program-program yang baik tidak kita lakukan,” jelasnya. Presiden menyebutkan, untuk posyandu pada tahun lalu telah terbentuk sebanyak 8.114 unit, poskesdes (pos kesehatan desa) yang baru dibentuk pada 2007 telah mencapai 33.910 unit,dan pos kesehatan pesantren yang dibentuk sejak 2005 lalu saat ini telah mencapai 600 unit. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Untuk itu, menurutnya, program-program kesehatan masyarakat yang bertaraf menengah ke bawah harus terus ditingkatkan pelayanannya, sejalan dengan pembangunan RS yang lebih bertaraf internasional. ”Saya setuju dengan pembangunan RS berkategori world class hospital, tetapi setelah kita perbaiki, tingkatkan, dan perluas fasilitas kesehatan,”jelasnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pembangunan gedung baru RSCM yang mengeluarkan dana sebesar Rp123 miliar, menurutnya, merupakan biaya yang memang perlu di keluarkan. Hal ini termasuk produktif,mengingat banyak biaya yang sebesar itu lebih bersifat konsumtif dalam era tekanan ekonomi global dalam menghadapi tekanan APBN dan APBD. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Hentikan sekali lagi pembangunan gedung, pembangunan fasilitas yang tidak sangat diperlukan. Apalagi, yang tidak produktif. Ini (RSCM) contoh produktif karena langsung diabdikan untuk membantu saudara-saudara kita,” tambahnya. Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menilai klaim SBY tersebut wajar.Namun,klaim tersebut harus didasarkan kepada fakta objektif. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Jangan sampai klaim itu hanya menunjukkan sikap politik dalam situasi panik,”katanya. Ganjar menambahkan, masalah kesehatan yang diklaim SBY mengalami peningkatanharusdilihatsecara mendalam. Menurut dia, program Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin) banyak menuai masalah. Bahkan, program tersebut hampir tidak diperpanjang lagi, tetapi pemerintah menggantinya dengan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jaskesmas). (rarasati syarief/ ahmad baidowi)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber  : seputar Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-5542048518499170884?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/5542048518499170884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=5542048518499170884&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5542048518499170884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5542048518499170884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/05/sby-visi-pemerintah-konkret.html' title='SBY: Visi Pemerintah Konkret'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-5788168431926796933</id><published>2008-05-09T08:49:00.000-10:00</published><updated>2008-05-09T08:52:29.199-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ragam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Bill Gates Tawarkan TI Pendidikan di Indonesia</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td colspan="2" class="createdate" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;     &lt;p align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img src="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/images/stories/news/20080509nas2.jpg" style="float: left;" alt="Image" title="Image" border="0" height="81" hspace="6" width="96" /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;SIAP MEMBANTU:&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; Chairman Microsoft Corporation Bill Gates (kiri) bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kantor Kepresidenan, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Chairman Microsoft Corporation Bill Gates tertarik untuk membantu pengembangan teknologi informasi (TI) dalam dunia pendidikan di Indonesia.Komitmen Bill Gates tersebut disampaikan langsung kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kantor Kepresidenan,Jakarta,kemarin. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Bicara soal pengembangan pasar TI dan sebagainya, beliau mengatakan bahwa Microsoft masih akan terus melakukan sesuatu di bidang pendidikan terhadap para guru dan murid di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie seusai mendampingi Presiden SBY menerima Bill Gates kemarin. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Bill Gates yang merupakan salah seorang pendiri perusahaan peranti lunak terbesar di dunia datang ke Indonesia untuk memenuhi undangan Presiden SBY, sekaligus untuk mengisi forum Presidential Lecture dan Goverment Leaders Forum-Asia (GLFAsia) wilayah Asia Pasifik.Kedatangan Bill Gates ke Kantor Kepresidenan didampingi Presiden Microsoft Asia Pasifik (APAC) Emillo Umeoka dan Presiden Direktur Microsoft Indonesia Tony Chen. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Saat menerima Bill Gates, Presiden SBY didampingi Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendiknas Bambang Sudibyo, Menlu Hassan Wirajuda, Menkominfo M Nuh,Menkes Siti Fadilah Supari, dan Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal. Dalam pertemuan selama satu jam,menurut Aburizal,Presiden SBY dan Bill Gates banyak mendiskusikan mengenai akses internet di berbagai daerah di Indonesia yang masih banyak memerlukan perbaikan. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Presiden telah mengatakan bahwa bagi setiap kegiatan,TI akan sangat dibutuhkan.” Indonesia berharap dapat mengejar suatu ketertinggalan TI itu untuk dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan menjadi lebih baik,”ujarnya. Selain dunia pendidikan, menurut Aburizal, perlu dilakukan di Indonesia, antara lain berbagai hal yang sifatnya e-goverment,bisnis,unsur teknologi, kesehatan. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Presiden juga telah menginstruksikan adanya kepemilikan komputer secara besar-besaran di Indonesia, khususnya untuk sekolah di tingkat SMP dan SMA. ”Di situ kalau kita bisa mendapatkan satu komputer dengan harga yang jauh lebih murah. Bill Gates mengatakan pada angka USD200, maka sudah mendapatkan komputer yang baik, dan Microsoft tawarkan software gratis bagi sekolah-sekolah di Indonesia,”jelasnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Aburizal mengatakan,Bill Gates berkomitmen membantu pengembangan layanan peranti lunak di Indonesia, seperti halnya di India. ”Bill Gates mengatakan menyanggupinya, tapi bukan melakukan investasi khusus di Indonesia. Tapi kanyang kita lakukan, Microsoft kemudian menawarkan software-software gratis di sekolah-sekolah dan sebagainya,”ujar Aburizal. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Mengenai tindak lanjut kerja sama Microsoft Inovation Center,yang digagas Presiden saat bertemu dengan Bill Gates di AS pada 2006 lalu,Menkominfo M Nuh mengatakan saat ini program tersebut sudah berjalan. Menurutnya, Microsoft Inovation Center terdapat di empat perguruan tinggi, yaitu Universitas Indonesia, ITB,UGM,dan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Dari empat perguruan tinggi ini nanti akan dikembangkan dan empat yang sudah ada itu akan diperbesar, dan kita harap bisa dikembangkan ke luar atau ke lain universitas lagi,”ujarnya. Microsoft, menurut M Nuh telah menjadi legal software di Tanah Air. Dia menjelaskan, Depdiknas melakukan antisipasi sistem secara sistemik agar masyarakat secara keseluruhan sadar akan pentingnya penggunaan legal software. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Oleh karena itu, lanjut M Nuh, dari tahun ke tahun pembajakan peranti lunak Microsoft di Indonesia diharapkan semakin menurun. Pada tahun ini semua departemen juga telah diinstruksikan untuk melakukan evaluasi jumlah peranti lunak yang ada. ”Dari situ kita harapkan lambat laun nanti pembajakan kita sudah tambah kecil. Paling tidak, kita motori departemen-departemen, BUMN, dan perusahaan perusahaan besar. Hasilnya, salah satunya adalah Indonesia menjadi masuk dalam watch list dan bukan lagi di priority watch list,” tambahnya. (rarasati syarief)&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber : seputar Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" class="createdate" valign="top"&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-5788168431926796933?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/5788168431926796933/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=5788168431926796933&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5788168431926796933'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5788168431926796933'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/05/bill-gates-tawarkan-ti-pendidikan-di.html' title='Bill Gates Tawarkan TI Pendidikan di Indonesia'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-2164421345450793702</id><published>2008-05-09T08:46:00.000-10:00</published><updated>2008-05-09T08:48:36.318-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Tol Tenggelam,Akses Bandara Lumpuh</title><content type='html'>&lt;table class="contentpaneopen"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td colspan="2" class="createdate" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;      &lt;tr&gt;    &lt;td colspan="2" valign="top"&gt;     &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;img src="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/images/stories/news/20080509nas1.jpg" style="float: left;" alt="Image" title="Image" border="0" height="176" hspace="6" width="361" /&gt;EVAKUASI &lt;/strong&gt;Truk TNI yang mengangkut calon penumpang pesawat berusaha menerobos banjir di tol Sedyatmo, Jakarta kemarin. Akses utama menuju Bandara Soekarno-Hatta itu kembali tergenang air pasang. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;TANGERANG(SINDO) – Air pasang yang kembali menggenangi ruas tol Sedyatmo sejak dini hari kemarin membuat akses dari dan ke Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta terputus. Akibatnya,puluhan penerbangan tertunda bahkan dibatalkan. Hingga pukul 17.30 WIB kemarin, 53 penerbangan domestik dan 6 penerbangan internasional ditunda satu sampai lima jam. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Banyaknya penundaan jadwal penerbangan itu, menurut Kepala Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta Hariyanto, karena menunggu calon penumpang serta kru maskapai penerbangan yang terlambat. ”Semua maskapai telah bersepakat untuk menunda penerbangan,” kata Hariyanto kemarin. Tol Sedyatmo terendam air setinggi 80–120 cm sepanjang satu kilometer, dari Km 26 hingga Km 27. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Genangan air ini disebabkan jebolnya tanggul penahan air di sekitar ruas tol Sedyatmo sepanjang empat meter. Akibatnya, air laut pasang yang bersebelahan dengan ruas tol tersebut mengalir masuk. Sejumlah maskapai mengaku mengalami keterlambatan penerbangan karena banjir di ruas tol Sedyatmo ini. Sampai pukul 17.00 WIB kemarin, dari 71 penerbangan domestik dan internasional maskapai Garuda Indonesia,20 di antaranya terlambat. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Kebanyakan karena menunggu penumpang. Bagi yang terlambat, kita terbangkan mereka dengan penerbangan berikutnya tanpa biaya tambahan,” ujar Kepala Komunikasi Eksternal Garuda Singgih Handoyo di Jakarta. Untuk mengurangi frekuensi keterlambatan, Garuda telah mengimbau calon penumpang agar berangkat lebih awal menggunakan jalan alternatif. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sekretaris Perusahaan Merpati Purwatmo juga mengaku ada keterlambatan penerbangan hingga beberapa jam. ”Tetapi tidak ada pembatalan,” ujar Purwatmo. Kepala Komunikasi Perusahaan Mandala,Trisia Mega wati mengatakan keterlambatan penerbangan yang terjadi kemarin masih dalam batas wajar. Namun, dia tidak menyebut batas waktu yang dianggap wajar tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Yang terlambat akibat banjir kita alihkan ke penerbangan berikutnya atau dijadwal ulang,” kata Trisia. Direktur Utama PT Angkasa Pura II Edie Haryanto mengimbau seluruh maskapai agar memberikan kompensasi selama para penumpang menunggu lebih dari satu jam. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Edie menyatakan, kantor cabang telah berkoordinasi dengan Kepolisian Resor Bandara untuk membuka pintupintu belakang bandara (M1) agar bisa digunakan sebagai jalur alternatif kendaraan yang tidak bisa melewati tol Sedyatmo. Kapolres Bandara Soekarno- Hatta Kombes Pol Guntur Setyanto mengatakan,untuk perbaikan PT Jasa Marga telah menyediakan dua buah kendaraan pengecor tanggul yang bocor. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Polisi telah menurunkan kekuatan sebanyak 386 personel untuk membantu calon penumpang pesawat yang terhalang banjir.Jumlah orang tersebut masih ditambah lagi delapan bus Brimob dan lima truk milik Marinir. Selain itu, dua buah helikopter telah diturunkan untuk membantu proses evakuasi. Dia menyarankan agar pengendara yang hendak melalui tol Sedyatmo memakai jalur alternatif.”Yaitu melalui pintu depan bandara dan pintu belakang bandara,” kata Guntur. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;2.000 Karung&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Akibat banjir air pasang kemacetan panjang di jalan umum tak terhindarkan.Kemacetan tampak mengular menjelang pintu masuk bandara di jalur alternatif M1. Kemacetan juga terlihat di Jalan Teluk Gong ke Kamal Muara. Bila biasanya hanya memakan waktu setengah jam, kemarin butuh waktu dua jam. Genangan setinggi satu meter di ruas tol Sedyatmo juga membuat arus kendaraan di ruas tol menuju bandara terganggu. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Banyak mobil sedan yang terpaksa memutar balik karena takut melintasi banjir.Hanya kendaraan besar seperti truk dan bus yang bebas lalu lalang di lajur menuju bandara.Namun untuk lajur sebaliknya dari arah bandara menuju Jakarta belum bisa dilalui karena genangan masih tinggi. Para calon penumpang pesawat pun terpaksa diangkut dengan truk tronton sejak gerbang tol Kapuk.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Menurut Kepala Cabang Cawang- Cengkareng-Grogol PT Jasa Marga David Wijayatmo,Jasa Marga bekerja sama dengan TNI AL menyiapkan sembilan truk tronton guna mengangkut calon penumpang pesawat.Truk tersebut akan membawa mereka sampai gerbang tol Cengkareng. Setelah itu mereka akan diantar dengan enam bus Damri sampai ke bandara. Pada saat perbaikan tanggul dilakukan,ada sedikit masalah. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Tepatnya di Km 26,dua mobil truk berisi karung tanah dan pasir mogok karena mesin kendaraan terendam air.Truk tersebut berhenti di tengah jalan hingga satu jam sebelum didatangkan satu truk untuk memindahkan puluhan karung tersebut. Menurutsalahsatupekerja perbaikan tanggul Sugiyatno, 30, sampai Kamis siang sudah ada 2.000 karung tanah dan pasir yang didatangkan dari Jakarta Utara dan Jakarta Barat. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Karung tersebut lalu dibawa sampai ke lokasi tanggul yang jebol.Setelah itu baru dibawa menggunakan perahu getek yang memiliki panjang 1,5 meter dan lebar 70 cm.”Selain karung,perbaikan tanggul juga memerlukan bambu sebanyak 100 buah yang berukuran 10 meter. Bambu ini dipotong berukuran tiga meter untuk dipancangkan di tanggul yang jebol itu,”jelasnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Selalu Berulang&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Kepala Seksi Oseanografi Jawatan Hidro Oseanografi TNI AL Mayor Saroso memperkirakan, air pasang akan terjadi hingga hari ini dengan ketinggian mencapai satu meter. Hari sesudahnya ketinggian air pasang diperkirakan akan semakin surut dan berhenti namun kembali lagi dengan mencapai ketinggian batas maksimum yaitu 1,2 meter pada periode bulan baru berikutnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Air pasang ini rutin terjadi setiap bulannya dan merupakan fenomena wajar,”katanya. Dia menambahkan, Jakarta Utara termasuk wilayah yang parah terkena gelombang air pasang karena letaknya di sebelah kiri arah angin. Sementara letak kiri itulah faktor penyebab air tertarik ke darat dan memperbesar limpasan air. ”Ketinggian gelombang pada saat ini juga termasuk rendah karena tidak dibarengi dengan curah hujan yang tinggi,” jelasnya. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Menanggapi kembali terulangnya banjir di akses menuju bandara,Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto menegaskan bahwa bulan Oktober mendatang seluruh tanggul untuk mencegah banjir di ruas tol menuju bandara akan segera selesai. Saat ini masih berlangsung tender pengerjaan proyek senilai Rp15 miliar itu. Prijanto menambahkan, pemerintah provinsi sangat yakin dalam dua bulan ini akan didapatkan pemborong yang akan mengerjakan proyek tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Pengerjaannya hanya butuh waktu empat bulan,” katanya di Jakarta kemarin. Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menginstruksikan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto dan Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal untuk mempercepat proyek pelebaran dan peninggian jalan tol Sedyatmo serta jalur kereta api (KA) dari Stasiun Manggarai menuju Bandara Soekarno- Hatta.Instruksi ini diungkapkan Wapres menyusul terendamnya tol Sedyatmo setinggi 80–120 cm akibat air pasang kemarin. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;”Dipercepat jalan tol yang elevated,bertingkat dua.Ya rel KA juga. Dua-duanya kita percepat. Mudah-mudahan tahun depan tidak terjadi (banjir rob) lagi,” terang Wapres seusai santap malam dengan Chairman Microsoft Corp Bill Gates di Hotel Shangrila,Jakarta,kemarin. Pada pagi harinya Wapres mengaku mendapat telepon dari Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo terkait terendamnya tol Sedyatmo. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Menurut Kalla, Foke—sapaan akrab Fauzi Bowo—berjanji masalah tersebut selesai dalam satu hari. ”Saya pagi-pagi ditelepon Pak Gubernur,Pak Gubernur janji hari ini selesai. Mudahmudahan selesai menurut Pak Gubernur,dan kita harap segera juga.Menteri PU saya minta pagi-pagi untuk mengadakan suatu upaya darurat supaya jangan terjadi lagi,” papar Kalla. (denny irawan/ meutia rahmi/neneng z/ sucipto/helmi syarif/ maya sofia)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber ; seputar Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-2164421345450793702?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/2164421345450793702/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=2164421345450793702&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2164421345450793702'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2164421345450793702'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/05/tol-tenggelamakses-bandara-lumpuh.html' title='Tol Tenggelam,Akses Bandara Lumpuh'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-6289769484780789595</id><published>2008-04-14T17:50:00.002-10:00</published><updated>2008-04-14T17:57:50.828-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ragam'/><title type='text'>Nasib Delman Betawi</title><content type='html'>&lt;div class="judulisiberita" style="margin: 5px 0px; font-weight: bold; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Kusir Delman Monas Tuntut Operasi lagi&lt;/div&gt;                    &lt;div style="width: 300px; float: left; margin-right: 10px;"&gt;                      &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;        &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/14/114856p.jpg" border="0" width="298" /&gt;     &lt;/div&gt;                    &lt;div id="boxpoto" style="margin-bottom: 0px; text-align: right; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/14/11202121/kusir.delman.monas.tuntut.operasi.lagi#" style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102); text-decoration: none;"&gt;KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div id="boxtitle" style="margin-bottom: 0px; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 11px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(51, 51, 255); text-align: justify;"&gt;Puluhan kusir delman yang tergabung dalam Persatuan Perjuangan Delman Betawi melakukan unjuk rasa di depan Kantor Walikotamadya Jakata Pusat, menolak surat perintah pengosongan kawasan Monas dari Delman, Senin (14/4). Dalam aksinya ini mereka juga menuntut ditindaknya aparatur pemda dan satpol pp yang telah melakukan tindak kekerasan terhadap kusir delman.&lt;/div&gt;       &lt;/div&gt;                               &lt;!--- video --&gt;             &lt;script type="text/javascript" src="http://tv.kompas.com/video/swfobject.js"&gt;&lt;/script&gt;&lt;div id="player"&gt;&lt;embed type="application/x-shockwave-flash" src="http://tv.kompas.com/video/mediaplayer.swf" style="" id="mpl" name="mpl" quality="high" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" flashvars="height=225&amp;amp;width=298&amp;amp;file=rtmp://202.146.4.16:443/default/&amp;amp;image=http://tv.kompas.com/images/stories/080414_f.jpg&amp;amp;id=080414_f" height="225" width="298"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;var so = new SWFObject('http://tv.kompas.com/video/mediaplayer.swf','mpl','298','225','8');so.addParam('allowscriptaccess','always');so.addParam('allowfullscreen','true');so.addVariable('height','225');so.addVariable('width','298');so.addVariable('file','rtmp://202.146.4.16:443/default/');so.addVariable('image','http://tv.kompas.com/images/stories/080414_f.jpg');so.addVariable('id','080414_f');so.write('player');&lt;/script&gt;&lt;div style="padding: 0pt;"&gt;            &lt;/div&gt;            &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Puluhan kusir delman yang biasa beroperasi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, berdemonstrasi di depan Kantor Walikota Jakarta Pusat,  Senin (14/4). Mereka menuntut pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengizinkan mereka kembali beroperasi di kawasan Monas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar pukul 10.00 WIB, sekitar 50 kusir delman bersama anggota keluarganya datang ke Walikota Jakarta Pusat menggunakan 13 delman. Sambil membawa beberapa spanduk, mereka meneriakkan tuntutan kepada Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo untuk memberi izin kembali operasi di kawasan Monas. Tuntutan mereka tersebut sekaligus menuntut janji Gubernur saat kampanye yang mengatakan akan berpihak pada rakyat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rais, Koordinator aksi mengatakan selama hampir setahun ini para kusir dilarang beroperasi di kawasan Monas. Larangan tersebut menyebabkan mereka tidak bisa lagi menafkahi anggota keluargaya. "Larangannya sudah setahun ini, diganti kereta mobil," ujarnya.Akibat larangan tersebut, para kusir selama hampir 10 bulan terakhir melakukan usahanya secara sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan aparat. "Kami selama ini jadinya kucing-kucingan kaya' maling," ujar Nanang, salah satu pendemo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, cerita Nanang, delman milik rekan seprofesinya yang bernama Dede, ditabrak aparat Salpol PP dengan kendaraan sebulan yang lalu. Kuda delman tersebut akhirnya mati dan delmannya pun rusak parah. Kondisi ini diperparah dengan biaya ganti rugi yang cuma Rp300ribu. Padahal, jelasnya, total anggaran untuk mengadakan delman yakni sebanyak 6 juta, yakni Rp 2 juta untuk membeli delman dan Rp 4 juta untuk kudanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, selain menuntut dioperasikannya kembali delman, para pendemo juga menuntut Walikota Jakarta Pusat untuk mengadili dan mencopot aparatur pemda, Satpol PP, yang melakukan aksi kekerasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber : kompas.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-6289769484780789595?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/6289769484780789595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=6289769484780789595&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/6289769484780789595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/6289769484780789595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/04/kusir-delman-monas-tuntut-operasi-lagi.html' title='Nasib Delman Betawi'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-6399058705318961528</id><published>2008-04-14T17:46:00.002-10:00</published><updated>2008-04-14T17:49:47.868-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ragam'/><title type='text'>Giat Berhutang Negaraku</title><content type='html'>&lt;div class="judulisiberita" style="margin: 5px 0px; font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Utang Bertambah Rp 97,7 Triliun&lt;/div&gt;                    &lt;div style="width: 300px; float: left; margin-right: 10px;"&gt;                      &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;        &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/01/22/224140p.jpg" border="0" width="298" /&gt;     &lt;/div&gt;                    &lt;div id="boxpoto"   style="margin-bottom: 0px; text-align: right; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(255, 0, 0);font-family:arial;font-size:9px;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/15/08091099/utang.bertambah.rp.977.triliun#" style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; text-decoration: none;"&gt;GETTY IMAGES/CHRISTOPHER FURLONG&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;               &lt;/div&gt;                               &lt;!--- video --&gt;                                                     &lt;div id="boxterkait" style="width: 300px; background-color: rgb(255, 255, 255); margin-bottom: 20px;"&gt;      &lt;!--StartFragment --&gt;&lt;/div&gt;          &lt;div style="padding: 0pt;"&gt;            &lt;/div&gt;            &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Selama tahun 2007 utang pemerintah bertambah Rp 97,74 triliun. Hal itu disebabkan oleh melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing sehingga beban pembayaran utang luar negeri membengkak. Beban utang yang ditanggung jauh lebih besar dari aset yang diterima dari hasil utang itu. Hal itu terungkap dalam neraca Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2007, yang belum diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang diterima &lt;em&gt;Kompas &lt;/em&gt;di Jakarta, Senin (14/4).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam neraca LKPP disebutkan kewajiban pemerintah per 31 Desember 2007 mencapai Rp 1.427,8 triliun. Jumlah itu lebih besar Rp 97,7 triliun dibandingkan dengan kewajiban pemerintah per 31 Desember 2006 yang hanya Rp 1.330,1 triliun. Pengamat utang dari Koalisi Anti Utang (KAU), Kusfiardi, menyatakan, beban utang luar negeri itu bukti bahwa beban utang yang ditanggung selama ini jauh lebih besar dari aset yang diterima, dari hasil utang tersebut. Bahkan, sebagian proyek yang didanai oleh utang tidak dapat dimanfaatkan karena terkena bencana alam. ”Beban itu tidak seharusnya ditanggung APBN. Dengan kondisi ini, pemerintah berhak minta pengurangan utang,” ujarnya. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Utang yang lebih besar daripada aset terlihat dalam neraca LKPP 2007. Nilai kewajiban pemerintah per 31 Desember 2007 mencapai Rp 1.427,8 triliun, sedangkan nilai asetnya Rp 1.366,47 triliun. Artinya, neraca pemerintah negatif Rp 61,3 triliun.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut Direktur Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Departemen Keuangan (Depkeu) Hekinus Manao, selisih negatif neraca pemerintah semakin turun. ”Tahun 2004, saat pemerintah menyusun LKPP pertama kali, selisih negatif antara aset dan kewajiban pemerintah Rp 500 triliun. Tahun 2005 menjadi Rp 200 triliun lebih, 2006 menjadi Rp 110,3 triliun, dan 2007 menjadi Rp 61,3 triliun,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut Hekinus, neraca keuangan yang negatif tidak perlu dikhawatirkan karena setiap pinjaman yang diambil dijamin oleh kemampuan pemerintah dalam menambah penerimaan. Ini berbeda dengan yang dilakukan perusahaan, yaitu menjaminkan asetnya untuk berutang. ”Akuntansi pemerintah dan perusahaan berbeda. Pemerintah tidak mengagunkan aset negara untuk pinjam uang,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hekinus menyebutkan, membengkaknya nilai utang pemerintah pada 2007 karena melemahnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang, yang menjadi basis pinjaman, terutama dollar AS. Perlemahan nilai tukar rupiah menyebabkan beban pembayaran surat utang negara berdenominasi mata uang asing dan pinjaman luar negeri makin tinggi. &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Pengamanan aset&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pengamat ekonomi Iman Sugema mengatakan, masalah yang dihadapi pemerintah adalah kemampuan mengidentifikasi dan menilai ulang aset rendah dan lambat. Ini menyebabkan sebagian aset pemerintah di bawah nilai sewajarnya. ”Akibatnya akan selalu ada selisih negatif antara aset dan kewajiban pemerintah. Jika penilaian ulang aset bisa dilakukan, mungkin nilai aset pemerintah yang dicantumkan di neraca lebih besar dua kali lipat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pemerintah juga menghadapi masalah pengamanan asetnya karena banyak yang belum bersertifikat. Oleh karena itu, Presiden sebaiknya membentuk unit khusus di lingkungan sekretariat negara yang bertugas mengamankan aset negara tersebut. ”Saat ini sudah ada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara di Depkeu. Namun jika ingin lebih kuat kewenangannya, sebaiknya dibentuk langsung di bawah kontrol presiden,” ujar Iman. &lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;sumber : kompas.com(OIN)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-6399058705318961528?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/6399058705318961528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=6399058705318961528&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/6399058705318961528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/6399058705318961528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/04/giat-berhutang-negaraku.html' title='Giat Berhutang Negaraku'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-5493793953436759340</id><published>2008-04-14T17:43:00.001-10:00</published><updated>2008-04-14T17:45:35.425-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Dunia Lain di Negeri Jiran-Malaysia</title><content type='html'>&lt;div class="judulisiberita" style="margin: 5px 0px;"&gt;Kuntilanak Malaysia Juga Berambut Panjang&lt;/div&gt;                    &lt;div style="width: 300px; float: left; margin-right: 10px;"&gt;                      &lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;        &lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img src="http://www.kompas.com/data/photo/2008/04/15/090032p.jpg" border="0" width="298" /&gt;     &lt;/div&gt;                    &lt;div id="boxpoto" style="margin-bottom: 0px; text-align: right; font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;a href="http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/04/15/08385866/kuntilanak.malaysia.juga.berambut.panjang#" style="font-family: arial; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 9px; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal; color: rgb(102, 102, 102); text-decoration: none;"&gt;ilustrasi&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;               &lt;/div&gt;                               &lt;!--- video --&gt;                                                       &lt;div style="padding: 0pt;"&gt;            &lt;/div&gt;            &lt;/div&gt;  &lt;div class="tanggal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Ramai orang Melaka, Malaysia, menanti penampakan "kuntilanak" di jembatan Gadong, setiap malam hingga menjelang pagi. Kegemparan itu terjadi menyusul beredarnya video klip 50 detik yang berhasil menangkap gambar seorang wanita berambut panjang, berkain putih terapung sambil menangis.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Masyarakat yang ingin melihat langsung sanggup duduk dan rebahan mulai jam 23.30 hingga menjelang pagi hanya untuk melihat pontianak (istilah Malaysia)  itu setelah beredarnya video klip sejak dua minggu lalu, demikian Harian Metro dan The Star, Selasa.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Seorang pengunjung dan penerima video klip yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan, video itu dalam format 3GP diperkirakan sudah beredar luas di masyarakat melalui hand phone (HP).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Ada berbagai versi cerita yang beredar asal muasal video klip dibuat. Ada yang cerita  beberapa pemuda naik motor lewat jembatan itu kaget melihat seorang wanita yang sedang sedih. Ketika didekati, wanita itu tiba-tiba menangis dan menjelma menjadi pontianak (kuntilanak) kemudian pergi melayang.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Versi lain, beberapa pemuda kaget melihat wanita menangis katanya kehilangan anak. Tiba-tiba wanita itu berubah menjadi pontianak sebelum "terbang" dan menghilang.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Latar belakang video itu memang menunjukkan lokasi di Jembatan Gadong, Melaka, karena kelihatan dari deretan lampu jalanan  sehingga ramai orang datang untuk melihat langsung pontianak.&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;sumber : kompas.com(ANT)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-5493793953436759340?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/5493793953436759340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=5493793953436759340&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5493793953436759340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5493793953436759340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/04/dunia-lain-di-negeri-jiran-malaysia.html' title='Dunia Lain di Negeri Jiran-Malaysia'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-5278053364552998001</id><published>2008-02-26T07:01:00.003-10:00</published><updated>2008-04-14T17:50:36.418-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>SBY Minta Rakyat Bepikir Jernih Pilih Capres 2009</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;JAKARTA&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; – Hiruk pikuk pemilihan presiden 2009 mulai terasa. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengamati perkembangan bakal saingannya pada pesta demokrasi mendatang. SBY melihat banyak pilihan pemimpin pada 2009. Menurut SBY, masyarakat perlu berpikir lebih jernih untuk menentukan pilihan pada 2009. ’’Jangan tergesa-gesa mengatakan memilih ini atau mencalonkan ini,’’ kata SBY saat membuka Muktamar II Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) di Hotel Mercure, Ancol, tadi malam (22/2). Menurut SBY, pada 2009 akan banyak pilihan pemimpin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; Namun, persoalan bangsa juga makin banyak dan beragam. Persoalan tersebut, kata SBY, tidak mudah untuk dipecahkan. Harus dicermati benar apa yang akan dilakukan apabila calon-calon pemimpin itu kelak mendapatkan kepercayaan rakyat untuk memimpin negeri ini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;    ’’Terbuka bagi saudara, saya minta tidak usah terburu-buru. Ikuti saja perkembangan dinamika, meski sekarang ini sebetulnya belum saatnya berkampanye karena masih panjang,’’ tegas SBY. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;    Kepada peserta muktamar Parmusi, SBY menjelaskan bahwa dirinya masih fokus mengatasi masalah bangsa dan tugas negara. Apalagi periodenya masih dua tahun lagi. ’’Saya lebih memilih menuntaskan tugas saya 2008–2009. Itu dulu. Kalau saya ikut-ikutan dalam tanda kutip berkampanye, saya tidak bisa fokus untuk mengatasi masalah yang begitu besar untuk rakyat kita,’’ kata SBY. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;    SBY memberikan pernyataan tersebut untuk merespons pidato Ketua Panitia Muktamar Doni Tokan yang menyatakan siap mendukung SBY sebagai presiden pada Pilpres 2009. ’’Ini kali pertama saya bicara 2009,’’ lanjutnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;    Ketua Panitia Muktamar Doni Tokan saat memberi sambutan menyatakan, Parmusi siap mengusung SBY sebagai calon presiden 2009–2014. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;”Kami siap. Terima kasih juga karena sudah mengangkat tokoh Parmusi sebagai menteri,” ujar Doni.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;    Ketua Umum Parmusi Bachtiar Chamsyah mengutarakan hal yang sama. Namun, pernyataannya tidak selugas Doni. ’’Dukungan untuk 2009 tak akan berubah. Pada Pilpres 2004, Parmusi sudah mengusung pasangan SBY-Kalla,’’ tutur Bachtiar Chamsyah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;    Dukungan bagi SBY, kata Bachtiar, tidak seperti yang dilakukan partai politik. Sebagai organisasi kemasyarakatan, Parmusi akan memberikan kontribusi positif bagi SBY pada pilpres mendatang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;    Muktamar Parmusi II berlangsung pada 22–24 Februari 2008. Organisasi tersebut dipimpin Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah. Para menteri juga hadir dalam acara tadi malam. Di antaranya, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Koperasi dan UKM yang juga Ketua Umum PPP Suryadharma Ali, Mensesneg Hatta Radjasa, Menhub Jusman Syafii Djamal, Menkominfo Mohammad Nuh, dan Menpora Adhyaksa Dault.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;sumber : Sumeks&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-5278053364552998001?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/5278053364552998001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=5278053364552998001&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5278053364552998001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5278053364552998001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/sby-minta-rakyat-bepikir-jernih-pilih.html' title='SBY Minta Rakyat Bepikir Jernih Pilih Capres 2009'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-779571454972077175</id><published>2008-02-18T10:40:00.002-10:00</published><updated>2008-02-18T10:43:47.903-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Gesellschaft für Biotechnologische Forschung (GB</title><content type='html'>&lt;table style="border-collapse: collapse;" id="table16" border="0" width="577"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bg style="color:#dedfd6;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#b50000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;GBF adalah satu lembaga riset bioteknologi yang khusus melakukan penelitian yang berkaitan dengan masalah infeksi dan obat-obatan. &lt;span lang="EN-GB"&gt; Lembaga ini termasuk satu diantara lembaga penelitian paling besar yang ada di Jerman. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span lang="EN-GB"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;GBF menjalin kerjasama erat dengan universitas, khususnya dengan TU Braunschweig dan Sekolah Kedokteran (Medizinische Hochschule) Hannover. Kerjasama GBF dengan kedua universitas tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa dan ilmuwan, baik dari Jerman maupun dari negara lainnya, untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan terbaik dari GBF. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saat ini tercatat lebih dari 600 staf yang bekerja di lingkungan GBF. Selain itu, GBF juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan praktikum, melakukan penelitian Diplom maupun disertasinya di lingkungan GBF. Dengan demikian, para mahasiswa tersebut akan sekaligus mengenal dunia penelitian secara lebih dekat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; font-family: arial; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Informasi lebih lengkap tentang GBF bisa dibaca di &lt;a href="http://www.gbf.de/" style="color: rgb(255, 255, 255); text-decoration: underline; background-color: rgb(128, 0, 0);"&gt; www.gbf.d&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt; font-family: arial;"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;&lt;a href="http://www.gbf.de/" style="color: rgb(255, 255, 255); text-decoration: underline; background-color: rgb(128, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;sumber : studi di jerman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-779571454972077175?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/779571454972077175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=779571454972077175&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/779571454972077175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/779571454972077175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/gesellschaft-fr-biotechnologische.html' title='Gesellschaft für Biotechnologische Forschung (GB'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-3981753286724212190</id><published>2008-02-18T10:32:00.002-10:00</published><updated>2008-02-18T10:36:20.568-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Iptek'/><title type='text'>Penelitian DNA Ayam Domestik</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; font-family: arial; color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt;&lt;span class="title"&gt;Moyang Ayam adalah Ayam Hutan Merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;                  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="highlights"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Hasil penelitian DNA molekuler menemukan bahwa ayam domestikasi berasal dari satu moyang (&lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: arial;"&gt;monophyletic&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;), yaitu spesies ayam hutan merah (&lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: arial;"&gt;Gallus gallus&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;"Hasil analisis ini juga menunjukkan bahwa Indonesia adalah salah satu dari tiga wilayah yang dinyatakan sebagai pusat domestikasi ayam pertama kali di dunia selain di China dan India," kata Peneliti Lab DNA Puslit Biologi LIPI Dr Sri Sulandari, yang dihubungi di Jakarta, Selasa.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Ia mengatakan, melalui analisis DNA semua rumpun ayam di dunia telah dibuat pohon pilogeninya dan mengelompokkan rumpun ayam di dunia menjadi tujuh clade, terdiri dari clade I, II, IIIa, IIIb, IIIc,IIId, IV.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Dikatakannya, ayam termasuk  kelas aves, ordo galliformes, famili &lt;i&gt;phasianidae&lt;/i&gt; dan genus &lt;i&gt;Gallus&lt;/i&gt;. Ayam yang selama ini telah dipelihara secara luas termasuk dalam spesies &lt;i&gt;Gallus Galus&lt;/i&gt; yang telah didomestikasi dan dinamakan &lt;i&gt;Gallus gallus domesticus.&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Spesies lain yang masih hidup liar di hutan dari genus &lt;i&gt;Gallus gallus&lt;/i&gt; termasuk dalam &lt;i&gt;Red jungle fowl&lt;/i&gt; yang sebarannya meliputi China, India, dan Asia Tenggara.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Sedangkan &lt;i&gt;Gallus varius (Green jungle fowl)&lt;/i&gt; distribusinya meliputi Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, dan pulau kecil disekitarnya, &lt;i&gt;Gallus lafayettii (Sri lanka Jungle fowl)&lt;/i&gt; distribusinya hanya di Sri Lanka, sedangkan &lt;i&gt;Gallus sonneratii (Grey jungle fowl)&lt;/i&gt; distribusinya meliputi India bagian selatan dan barat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang genetika molekuler telah membuka cakrawala baru dan banyak digunakan sebagai alat analisis taksonomi yang akurat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;Para taksonom pada abad ini telah banyak menggunakan aplikasi teknologi DNA untuk membedakan berbagai spesies hewan serta hubungan kekeluargaan dari suatu spesies dengan spesies lainnya, katanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;"Dari analisis ini antara ayam domestikasi dengan ayam hutan merah (&lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: arial;"&gt;G.gallus&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;) terlihat hubungan kekerabatan lebih jelas, yaitu ayam hutan merah berada di lingkaran besar ayam domestikasi," katanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:78%;" &gt;sumber : media Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-3981753286724212190?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/3981753286724212190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=3981753286724212190&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/3981753286724212190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/3981753286724212190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/penelitian-dna-ayam-domestik.html' title='Penelitian DNA Ayam Domestik'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-2796897350205483271</id><published>2008-02-18T10:15:00.003-10:00</published><updated>2008-02-18T10:30:23.141-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ragam'/><title type='text'>Gelombang Laut Tinggi</title><content type='html'>&lt;div class="berita_foto"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="pict1" align="center"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span class="summary"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="summary"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="1"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="bgjudulhl"&gt;&lt;span class="beritalainnya"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rumah Hanyut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="bgjudulhl"&gt;&lt;img src="http://www.mediaindonesia.com/images/bening.gif" border="0" height="5" width="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="foto"&gt;&lt;img src="http://www.mediaindonesia.com/data/galeri/021408214712bsr.gif" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="foto"&gt;        &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ANTARA/MARBOEN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;MOTA AIN, NTT:&lt;/b&gt;Beberapa warga Dusun Mota Ain, Desa Silawan, Kabupaten Belu, NTT, Kamis (14/2), memunguti sisa-sisa rumah mereka yang hanyut disapu gelombang laut beberapa saat lalu. Gelombang pantai yang mencapai dua meter menyapu hingga bibir jalan raya menuju pintu perbatasan Indonesia dengan Timor Timur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="1"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="bgjudulhl"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="beritalainnya"&gt;Terseret Ombak Besar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="bgjudulhl"&gt;&lt;img src="http://www.mediaindonesia.com/images/bening.gif" border="0" height="5" width="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="foto"&gt;&lt;img src="http://www.mediaindonesia.com/data/galeri/021808202218bsr.jpg" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="foto"&gt;        &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ANTARA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;b&gt;TERSERET GLOMBANG BESAR:&lt;/b&gt; Sejumlah bocah bermain di dekat tanker Marina 33 Belawan yang terdampar di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (18/2). Tanker ini terdampar setelah dihantam Gelombang yang juga menyebabkan ratusan rumah di kawasan pesisir utara Jakarta hancur dan membuat para nelayan terpaksa tidak melaut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Sumber : media Indonesia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="summary"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="summary"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="summary"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;             &lt;/div&gt;            &lt;/div&gt;           &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-2796897350205483271?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/2796897350205483271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=2796897350205483271&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2796897350205483271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2796897350205483271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/gelombang-laut-tinggi.html' title='Gelombang Laut Tinggi'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-9021170834030347074</id><published>2008-02-15T06:00:00.000-10:00</published><updated>2008-02-15T06:02:30.828-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><title type='text'>Upaya Peningkatan Efisiensi Dan Langkah Alternatif Pemupukan Pada Tanaman Kelapa Sawit</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Upaya peningkatan efisiensi pemupukan harus dilakukan melalui berbagai cara, khususnya peningkatan ketepatan pemupukan dan perbaikan kondisi lahan.  Ketepatan pemupukan mencakup jenis, dosis, waktu dan cara pemupukan, sedangkan perbaikan kondisi lahan dilakukan melalui aplikasi bahan organik dan pengendalian gulma. Selain itu terdapat beberapa langkah alternatif yang dapat ditempuh, seperti: pemilihan jenis pupuk yang ekonomis dan penentuan prioritas tanaman yang segera dipupuk.  Pemilihan jenis pupuk harus selalu mempertimbangkan aspek mutu, ekonomis, dan pertimbangan teknis lain lain seperti kondisi lahan.  Pengurangan dosis pupuk sedapat mungkin tidak dilakukan mengingat pengaruhnya yang tidak menguntungkan terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman.  Namun demikian jika jumlah pupuk yang tersedia tidak mencukupi, prioritas tanaman yang perlu segera dipupuk ditentukan dengan mengutamakan tanaman belum menghasilkan, tanaman yang produktivitasnya tinggi, tanaman yang menunjukkan gejala defisiensi berat, dan tanaman pada tanah yang ketersediaan haranya rendah. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-9021170834030347074?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/9021170834030347074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=9021170834030347074&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/9021170834030347074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/9021170834030347074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/upaya-peningkatan-efisiensi-dan-langkah.html' title='Upaya Peningkatan Efisiensi Dan Langkah Alternatif Pemupukan Pada Tanaman Kelapa Sawit'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-9180878953432071424</id><published>2008-02-15T05:59:00.000-10:00</published><updated>2008-02-15T06:00:52.668-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><title type='text'>Industri Kelapa Sawit Indonesia Menapak Dengan Pasti Di Atas Kerikil Tajam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;Dengan memperhatikan perkembangan produksi minyak nabati lain dan perkembangan permintaan minyak nabati dunia, maka dapat dikatakan prospek minyak sawit di pasar dunia baik untuk minyak makan maupun indutri kimia masih sangat baik. Dakwaan bahwa perkebunan dan industri kelapa sawit adalah merusak lingkungan, yang dapat mengganggu pemasaran minyak sawit dan produk-produk turunannya tidak memiliki dasar yang kuat. Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan industri kelapa sawit. Kajian-kajian yang telah dilakukan sejak kelapa sawit di introduksikan ke Indonesia menunjukkan bahwa pengembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia sangat potensial. Untuk itu, Indonesia perlu memanfaatkan keunggulan komparatif  yang dimiliki secara optimal. Tuduhan yang menyatakan industri kelapa sawit dapat merusak lingkungan, mengakibatkan bencana ekonomi dan sosial juga tidak mempunyai dasar yang kuat, bahkan sebaliknya industri kelapa sawit dapat menanggulangi bencana dan bukan penyebab bencana.  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-9180878953432071424?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/9180878953432071424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=9180878953432071424&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/9180878953432071424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/9180878953432071424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/industri-kelapa-sawit-indonesia-menapak.html' title='Industri Kelapa Sawit Indonesia Menapak Dengan Pasti Di Atas Kerikil Tajam'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-3238115667687005565</id><published>2008-02-07T07:08:00.000-10:00</published><updated>2008-02-07T07:11:16.022-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Dilema Suara Parpol Islam Pemilu 2009</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:helvetica;font-size:85%;"&gt;                &lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;/span&gt;           &lt;/span&gt;&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:helvetica;font-size:85%;"&gt;          &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;barisbaru style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lampu kuning bagi partai-partai yang menyebut dirinya sebagai partai Islam. Perolehan suaranya pada Pemilu 2009 diprediksi akan turun jauh alias merosot, bahkan sulit menyamai perolehan pada Pemilu 2004.&lt;barisbaru&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/span&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;p style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;“Jumlah total suara partai-partai Islam akan sulit melampaui perolehan mereka pada Pemilu 2004,” kata peneliti bidang kajian Asia Tenggara Australian Nasional University (ANU) Prof Greg Fealy.&lt;barisbaru&gt;Hal itu disampaikan dia dalam diskusi bertajuk “Islam dan politik Indonesia menjelang Pemilu 2009″ yang diselenggarakan di Gedung LIPI, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (6/2). Fealy bahkan berani menyebutkan persentase raihan suara yang akan dicapai beberapa parpol Islam.&lt;barisbaru&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/span&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Melihat kondisi yang ada sekarang, Fealy menyebut PPP cuma mampu meraup suara sekitar 4-6 persen saja. “Sudah satu tahun sejak dipimpin Suryadharma Ali tidak ada kebangkitan dan terobosan yang dibuat PPP. Konsolidasi di bawah juga belum dilakukan. Selain itu figur Suryadharma kurang dikenal,” papar Fealy.&lt;barisbaru&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/span&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pria yang sudah lama meneliti di Indonesia itu kemudian menyoroti PKB. Menurut dia, kondisi PKB saat ini bisa disebut berantakan.&lt;barisbaru&gt;“Gus Dur menjadi seperti diktator dalam partai. Dia yang menentukan semuanya. Kepemimpinan Muhaimin Iskandar dalam rongrongan,” ujarnya. Konflik internal yang terus mendera PKB dengan pemecatan dan pembekuan sejumlah kepengurusan di daerah akan membuat kaum nahdliyin berpaling. Apalagi dengan pesatnya perkembangan PKNU yang akan mengerogoti suara PKB di basis massanya di Jawa Timur.&lt;barisbaru&gt;Dengan mengandalkan loyalitas warga NU yang tersisa, Fealy menyebut angka antara 8-10 persen suara saja yang mampu dipertahankan PKB pada Pemilu 2009.&lt;barisbaru&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/span&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selanjutnya, Fealy menyebut PAN sebagai partai yang akan mengalami kemerosotan perolehan suara. Setelah berganti kepemimpinan dari Amien Rais, karakter partai ini terlihat lemah. “PAN sangat bergantung kepada ketua umumnya Soetrisno Bachir secara finansial. Selain itu ada ketegangan di bawah yang timbul dengan Muhammadiyah,” analisis Fealy yang fasih berbahasa Indonesia ini.&lt;barisbaru&gt;Perolehan suara PAN diyakini Fealy akan merosot drastis. “Sulit di atas 4 persen,” tukasnya.&lt;barisbaru&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/span&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sementara PKS, Fealy punya prediksi yang serupa. Target 20 persen suara pada Pemilu 2009 yang disebut pimpinan PKS menurutnya terlalu ambisius. Langkah PKS yang kini mulai menyebut sebagai partai terbuka diyakini Fealy tidak akan banyak membantu. Alasannya, merosotnya citra PKS sebagai partai bersih dan idealis.&lt;barisbaru&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/span&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;span style="font-family:helvetica;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;“Musuh PKS sekarang makin banyak. Ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan Persis bertentangan di bawah. Ini disebabkan aset-aset ormas tersebut seperti masjid dan lembaga pendidikan mulai diambil alih kader PKS. Ada perlawanan yang muncul,” ungkap Fealy.&lt;/span&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Mengacu pada beberapa kali survei LSI pimpinan Saiful Mujani dan Indo Barometer pimpinan M Qodari, Fealy menyebut kisaran perolehan suara PKS antara 4-5 persen. Secara umum, Fealy menyimpulkan jumlah suara parpol-parpol Islam dalam Pemilu 2009 mendatang hanya sekitar 20 persen.&lt;/span&gt; &lt;barisbaru&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/span&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;barisbaru&gt;&lt;span style="font-family:helvetica;font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: times new roman;"&gt;Sumber : detikcom (7 Februari 2008)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/barisbaru&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-3238115667687005565?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/3238115667687005565/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=3238115667687005565&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/3238115667687005565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/3238115667687005565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/dilema-suara-parpol-islam-pemilu-2009.html' title='Dilema Suara Parpol Islam Pemilu 2009'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-2097688403943119047</id><published>2008-02-07T06:27:00.000-10:00</published><updated>2008-02-07T07:02:00.543-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Mengkudu Tanaman Obat</title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="840"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" height="38" width="800"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="pika" valign="top"&gt;&lt;table style="width: 995px; height: 1168px;" align="center" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td colspan="2" width="100%"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;table style="width: 406px; height: 637px;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td align="left" height="19" width="245"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td align="left" height="19" width="455"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td rowspan="3" class="p" align="left" height="1" width="245"&gt;    &lt;p&gt;&lt;img src="http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/gambar/mengkudu.jpg" width="226" /&gt;    &lt;/p&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td class="p" align="left" height="1" valign="top" width="455"&gt;      &lt;blockquote&gt;        &lt;h2 style="font-family: times new roman;"&gt;&lt;b&gt;Mengkudu&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;i&gt;(Morinda citrifolia, Linn.)&lt;/i&gt;     &lt;/blockquote&gt;    &lt;/td&gt;     &lt;/tr&gt;     &lt;tr&gt;    &lt;td class="p" align="center" height="19" width="245"&gt;     &lt;blockquote&gt;     &lt;p align="left"&gt;    &lt;b&gt;Sinonim :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bancudus latifolia, Rumph.&lt;/p&gt;    &lt;/blockquote&gt;   &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" height="19" width="455"&gt;   &lt;blockquote&gt;   &lt;p align="left"&gt;    &lt;b&gt;Familia :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rubiaceae&lt;/p&gt;  &lt;/blockquote&gt;   &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;       &lt;/tr&gt;    &lt;tr style="font-family: georgia;"&gt;   &lt;td colspan="2" align="center" height="19" width="700"&gt;   &lt;p align="left"&gt;    &lt;b&gt;Uraian :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mengkudu (MORINDA CITRIFOLIA) termasuk jenis kopi-kopian. Mengkudu dapat tumbuh di dataran rendah sampai pada ketinggian tanah 1500 meter diatas permukaan laut. Mengkudu merupakan tumbuhan asli dari Indonesi. Tumbuhan ini mempunyai batang tidak terlalu besar dengan tinggi pohon 3-8 m. Daunnya bersusun berhadapan, panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. Bunganya berbentuk bungan bongkol yang kecil-kecil dan berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan berwujud buah buni berbentuk lonjong dengan variasi trotol-trotol. Bijinya banyak dan kecil-kecil terdapat dalam daging buah. Pada umumnya tumbuhan mengkudu berkembang biak secara liar di hutan-hutan atau dipelihara orang pinggiran-pinggiran kebun rumah.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;    &lt;tr style="font-family: georgia;"&gt;   &lt;td colspan="2" align="center" height="19" width="700"&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="left"&gt;       &lt;b&gt;Nama Lokal :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mengkudu (Indonesia), Pace, Kemudu, Kudu (Jawa); Cengkudu (Sunda), Kodhuk (Madura), Wengkudu (Bali)&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;  &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;table bg="" style="color: rgb(233, 234, 206); width: 494px; height: 481px;" border="1" cellspacing="1"&gt;    &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td bordercolorlight="#00FF00" bordercolordark="#008000" align="center" height="19" width="500"&gt;    &lt;blockquote&gt; &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;b&gt;Penyakit Yang Dapat Diobati :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hipertensi, Sakit kuning, Demam, Influenza, Batuk, Sakit perut; Menghilangkan sisik pada kaki; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    &lt;b&gt;Pemanfaatan :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;textarea readonly="readonly" cols="55" rows="15" color="#EFEBCE"&gt;1. Hipertensi     Bahan: 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 sendok      makan madu.     Cara Membuat: buah mengkudu diperas untuk diambil airnya,      kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring.     Cara menggunakan: diminum dan diulangi 2 hari sekali.  2.  Sakit Kuning     Bahan: 2 buah Mengkudu yang telah masak di pohon dan 1 potong      gula batu.     Cara Membuat: buah mengkudu diperas untuk diambil airnya,      kemudian dicampur dengan madu sampai merata dan disaring.     Cara menggunakan : diminum dan diulangi 2 hari sekali.  3. Demam (masuk angin dan infuenza)     Bahan: 1 buah Mengkudu dan 1 rimpang kencur;     Cara Membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air      sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.     Cara menggunakan : diminum 2 kali 1 hari, pagi dan sore.  4. Batuk     Bahan: 1 buah Mengkudu dan ½ genggam daun poo (bujanggut);     Cara Membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 2 gelas air      sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring.      Cara menggunakan : diminum 2 kali 1 hari, pagi dan sore.  5. Sakit Perut     Bahan: 2-3 daun Mengkudu     Cara Membuat: ditumbuk halus, ditambah garam dan diseduh air      panas.      Cara menggunakan: setelah dingin disaring dan diminum.  6. Menghilangkan sisik pada kaki     Bahan: buah Mengkudu yang sudah masak di pohon.     Cara menggunakan: bagian kaki yang bersiisik digosok dengan buah      mengkudu tersebut sampai merata, dan dibiarkan selama 5-10 menit,      kemudian dibersihkan dengan kain bersih yang dibasahi dengan air     hangat.&lt;/textarea&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p align="left"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 128);font-family:Verdana;font-size:85%;"  &gt;    &lt;b&gt;Komposisi :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Buah buni tumbuhan mengkudu yang telah masak mempunyai aroma yang tidak sedap, namun mengandung sejumlah zat yang berkhasiat untuk pengobatan. Adapun kandungan zat tersebut antara lain morinda diol, morindone, morindin, damnacanthal, metil asetil, asam kapril dan sorandiyiol.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;/blockquote&gt;   &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;  &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;     &lt;/blockquote&gt;&lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;!-- end isi --&gt;  &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;    &lt;/td&gt;   &lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;    &lt;td&gt;      &lt;span style="font-family: arial;"&gt;                                sumber &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:times new roman;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;:&lt;/span&gt; tanaman obat Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;td&gt;&lt;br /&gt;  &lt;table class="footer" cellpadding="0" cellspacing="0" width="812"&gt;   &lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;     &lt;td width="10"&gt;&lt;img src="http://www.iptek.net.id/ind/pustaka_pangan/images/footer_ki.gif" height="76" width="10" /&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td background="../pustaka_pangan/images/footer_tg.gif" width="100%"&gt;&lt;p&gt;Profil IPTEK | Site          Map | Contact Us&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Copyright © 2005, IPTEKnet. All rights reserved&lt;br /&gt;Office : BPPT, Gd.1 - Lt.16 , Jl. M.H. Thamrin 8, Jakarta 10340 Technical          Support (021)71112109; Customer Care 081389010009; Fax. (0&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-2097688403943119047?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/2097688403943119047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=2097688403943119047&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2097688403943119047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2097688403943119047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/mengkudu-tanaman-obat.html' title='Mengkudu Tanaman Obat'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-8797288963283909837</id><published>2008-02-02T07:34:00.000-10:00</published><updated>2008-02-02T07:40:59.243-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Bandara Sukarno Hatta Lumpuh</title><content type='html'>&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="1"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="font-weight: bold; color: rgb(102, 102, 102);"&gt;&lt;td class="bgjudulhl"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span class="beritalainnya"&gt;CALON PENUMPANG DIEVAKUASI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="bgjudulhl"&gt;&lt;img src="http://www.mediaindonesia.com/images/bening.gif" border="0" height="5" width="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="foto"&gt;&lt;img src="http://www.mediaindonesia.com/data/galeri/020208174235bsr.jpg" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="foto"&gt;        &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ANTARA/ISMAR PATRIZKI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div&gt;&lt;b&gt;Sejumlah&lt;/b&gt; calon penumpang pesawat dievakuasi menggunakan rakit saat terjebak banjir, di Km 26 Tol Sedyatmo, Tangerang, Banten, Sabtu (2/2). Banjir setinggi 50-90 cm yang menggenangi Km 23-Km 27 Tol Sedyatmo itu menyebabkan putusnya akses utama menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="1"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;td class="bgjudulhl"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span class="beritalainnya"&gt;BANJIR DI BANDARA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="bgjudulhl"&gt;&lt;img src="http://www.mediaindonesia.com/images/bening.gif" border="0" height="5" width="1" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="foto"&gt;&lt;img src="http://www.mediaindonesia.com/data/galeri/020108191930bsr.jpg" border="0" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;        &lt;tr&gt;&lt;td class="foto"&gt;        &lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;ANTARA/ISMAR PATRIZKI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;        &lt;div&gt;&lt;b&gt;TERJANG BANJIR:&lt;/b&gt; Sejumlah kendaraan roda empat menerjang genangan air yang merendam jalur menuju Terminal Satu Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (1/2). Genangan air di sejumlah titik menyebabkan Bandara Soekarno-Hatta ditutup sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt;sumber : media Indonesia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-8797288963283909837?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/8797288963283909837/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=8797288963283909837&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8797288963283909837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8797288963283909837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/bandara-sukarno-hata-lumpuh.html' title='Bandara Sukarno Hatta Lumpuh'/><author><name>R.BUDI HARTONO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00299858820040849848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_EE0PbhQzkC8/R6OP3um8q0I/AAAAAAAAADY/vD60ckvnUag/S220/budi+indian.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-8570434249772359897</id><published>2008-02-02T07:21:00.000-10:00</published><updated>2008-11-13T04:35:56.402-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Marinir Bantu Masyarakat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_EE0PbhQzkC8/R6Sonem8q1I/AAAAAAAAADg/u1eC7JDh-Ok/s1600-h/Marinir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_EE0PbhQzkC8/R6Sonem8q1I/AAAAAAAAADg/u1eC7JDh-Ok/s200/Marinir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162436469058218834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Marinir, pasukan khusus Angkatan Laut diperbantukan untuk melayani masyarakat melalui tol bandara Sedyatmo yang sampai pukul 22.00 WIB masih terendam banjir setinggi dada orang dewasa (sekitar 1,5 meter). &lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Kami dibantu pasukan Marinir akan menyeberangkan masyarakat yang akan berpergian menggunakan pesawat," kata Kepala Humas PT Jasa Marga Tbk, Zuhdi Saragih di Jakarta, Sabtu (2/2) malam.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut Zuhdi, masyarakat mulai dari Gerbang Tol Kamal menuju Bandara diseberangkan dengan menggunakan perahu karet sampai melewati genangan di kilometer 26 dari sana kemudian disambung lagi menggunakan truk marinir.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Banjir akibat meluapnya sungai Tanjung yang lokasinya berdekatan dengan jalan tol sejak Jumat (1/2) pukul 16.00 WIB membuat tol bandara ditutup dan sampai berita ini diturunkan masih belum dapat dikendalikan. Banjir terjadi akibat pompa air milik Pemprov DKI Jakarta yang bertugas mengalirkan sungai Tanjung ke laut tidak berfungsi sehingga sungai meluap termasuk ke jalan tol Bandara.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bahkan akibat banjir tersebut sejumlah kendaraan terjebak banjir karena mencoba menerobos genangan. Seperti dilaporkan Direktur Operasi PT Jasa Marga Tbk Sarwono Oetomo setidaknya ada lima kendaraan terendam banjir.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sampai Sabtu (2/2) pukul 22.00 WIB ketinggian air belum ada tanda-tanda surut. Sehingga kami kemudian berinisiatif untuk meminta bantuan kepada pasukan khusus Marinir karena hanya mereka yang memiliki kemampuan dan perlatan, kata Zuhdi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pihak Marinir, kata Zuhdi, telah berjanji membantu PT Jasa Marga Tbk selama jalan tol tidak bisa dilalui. "Mungkin sampai kondisi normal kembali," ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;PT Jasa Marga Tbk menyatakan sejak terendam banjir jalan jalan tol tersebut tidak berfungsi dan bahkan sempat dinyatakan tertutup saat hari Jumat karena khawatir akan ada banyak kendaraan terjebak banjir.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat ini pengalihan kendaraan, setelah melihat di Kamal ternyata juga banjir maka masih dikoordinasikan apakah bisa lewat Tangerang karena kelihatannya hanya itu satu-satunya rute yang aman. (Ant/OL-2)*&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/boni/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-19.jpg" alt="" /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 102, 102);font-size:85%;" &gt;sumber : *media Indonesia, gambar - fauri gesang soleh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-8570434249772359897?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/8570434249772359897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=8570434249772359897&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8570434249772359897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8570434249772359897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/marini-bantu-masyarakat.html' title='Marinir Bantu Masyarakat'/><author><name>R.BUDI HARTONO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00299858820040849848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_EE0PbhQzkC8/R6OP3um8q0I/AAAAAAAAADY/vD60ckvnUag/S220/budi+indian.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_EE0PbhQzkC8/R6Sonem8q1I/AAAAAAAAADg/u1eC7JDh-Ok/s72-c/Marinir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-296435828548777579</id><published>2008-02-01T08:17:00.000-10:00</published><updated>2008-11-13T04:35:56.630-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Banjir Mengacam Jakarta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_EE0PbhQzkC8/R6Ni3em8qzI/AAAAAAAAADM/xMRz1DRb9Gg/s1600-h/jakarta+banjir.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 329px; height: 129px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_EE0PbhQzkC8/R6Ni3em8qzI/AAAAAAAAADM/xMRz1DRb9Gg/s400/jakarta+banjir.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5162078303145470770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meteorologi dan Geofisika (BMG) memperkirakan memasuki Januari dan Februari 2008, sejumlah wilayah di Jakarta terancam banjir mengingat curah hujannya yang semakin tinggi.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kepala Pusat Data dan Informasi Meteorologi BMG, Tuwamin Mulyono, di Jakarta, Selasa, mengatakan, perkiraan tersebut terkait dengan curah hujan untuk wilayah Jakarta pada Januari dan Februari 2008, tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemudian memasuki Maret 2008, diperkirakan curah hujannya menurun," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kata dia, sejumlah warga yang tinggal di daerah rawan musibah banjir harus waspada, terlebih lagi bagi mereka yang tinggal di sepanjang bantaran kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi tersebut, ia menambahkan semakin diperparah dengan banyaknya pengalihan fungsi waduk hingga daerah resapan air yang ada di Jakarta semakin berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang pada awal musim hujan, air yang ada masih bisa tertampung, namun lama kelamaan tidak bisa tertampung hingga menimbulkan genangan air," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data BMG, sejumlah daerah di Jakarta yang memiliki potensi banjir tinggi, seperti, Cengkareng, Kalideres, Kedoya dan Ciledug (Jakarta Barat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Kebayoran Baru dan Tebet (Jakarta Selatan), dan Cipayung, Kramat Jati, Makassar dan Ciracas (Jakarta Timur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan daerah yang memiliki potensi rawan banjir menengah, yakni, Kemayoran, Senen, Menteng dan Tanah Abang (Jakarta Pusat), Kelapa Gading, Koja, Pademangan, Penjaringan, dan Tanjung Priok (Jakarta Utara).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;sumber : Antara New&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-296435828548777579?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/296435828548777579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=296435828548777579&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/296435828548777579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/296435828548777579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/02/banjir-mengacam-jakarta.html' title='Banjir Mengacam Jakarta'/><author><name>R.BUDI HARTONO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00299858820040849848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_EE0PbhQzkC8/R6OP3um8q0I/AAAAAAAAADY/vD60ckvnUag/S220/budi+indian.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_EE0PbhQzkC8/R6Ni3em8qzI/AAAAAAAAADM/xMRz1DRb9Gg/s72-c/jakarta+banjir.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-2153362287054060944</id><published>2008-01-30T04:29:00.000-10:00</published><updated>2008-01-30T04:50:45.461-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pertanian'/><title type='text'>Ketahanan Tanaman Karet</title><content type='html'>&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/boni/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-15.jpg" alt="" /&gt;                       &lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153);font-family:Arial,Helvetica,Univers,Zurich BT;font-size:85%;"  &gt;Analisis Genetika Pewarisan Sifat Ketahanan Tanaman Karet terhadap Penyakit Gugur Daun Corynespora&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);font-family:Arial,Helvetica,Univers,Zurich BT;font-size:78%;"  &gt;&lt;i&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 51);font-size:85%;" &gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Genetic Analysis of  Corynespora Leaf Fall Disease Resistance in Hevea Rubber*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153);font-family:Arial,Helvetica,Univers,Zurich BT;font-size:78%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153);font-family:Arial,Helvetica,Univers,Zurich BT;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153);font-family:Arial,Helvetica,Univers,Zurich BT;" &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;Corynespora leaf fall disease (CLFD) caused by Corynespora cassiicola fungus is one of the most important diseases of Hevea rubber in Indonesia. The fungus infects rubber leaves of all ages of susceptible clones all year long irrespective of weather conditions. Chemical treatment to control CLFD rubber is not effective. The strategy to contol CLFD should be emphasized on the use of resistant plant materials. However, resistant rubber clones to CLFD tend to be broken by new virulent strains of the fungus. Therefore, the breeding program of Hevea rubber for CLFD resistance has to be directed to create new rubber clones carrying durable resistance character. The objective of the research was to study genetic inheritance of the resistance character of Hevea rubber to CLFD. F2 population, generated from F1 rubber clones of PR 255, PR 303, PB 260, RRIC 100, and RRIM 712, were analyzed at Balai Penelitian Karet Getas, Salatiga. The result indicated that resistance character of rubber to CLFD was controlled by two major genes. Genotypic models for the resistance traits were A-B-, e.i. AABB, AABb, AaBB and AaBb, the moderate genotype were AAbb and Aabb, and the susceptible ones were aa—, e.i. aaBB, aaBb or aabb. Recessive forms of A gene supressed the expression of the second gene B/b.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 51, 153);font-family:Arial,Helvetica,Univers,Zurich BT;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sumber : Hayati Journal of Biosciences&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-2153362287054060944?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/2153362287054060944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=2153362287054060944&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2153362287054060944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2153362287054060944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/ketahanan-tanaman-karet.html' title='Ketahanan Tanaman Karet'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-974236960624359758</id><published>2008-01-18T20:39:00.000-10:00</published><updated>2008-01-18T20:49:44.097-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Kemiskinan kehidupan pelajar</title><content type='html'>&lt;p class="style9"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 153, 51);font-size:78%;" &gt;&lt;span style="font-weight: bold;" class="style19"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sosok intelektual yang biasa dilekatkan kepada pelajar adalah minuman kaleng *&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="style9"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;Pada musim gugur 1966, sejumlah mahasiswa yang setuju dengan pemikiran situationist bersama dengan Mustapha Khayati menulis leaflet yang berjudul "Dalam Kemiskinan Kehidupan Pelajar". Leaflet yang difotokopi sebanyak 10.000 lembar ini didistribusikan pada upacara pembukaan universitas awal Oktober 1966 dan berkembang pada sejumlah hal lain. Abraham Moles, seorang dosen dari mata kuliah Psikologi Sosial dibombardir dengan tomat busuk saat memberikan kuliah, mahasiswa kemudian bersama para pekerja melakukan aksi pemogokan besar-besaran di Strasbourg dan kota-kota lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: georgia;font-size:85%;" &gt;&lt;em style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="style22"&gt;             &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="style22"&gt; 18 bulan kemudian, sekelompok 'hooligan kampus' alias Les Enrages mengambil alih kampus universitas Manterrre. Dengan mengadopsi tesis Situasionis Internasional sebagai landasan aksinya, mereka membuat kekacauan ala parra pendahulunya di Strasbourg. Mereka menyabotase perkuliahan, menutup tembok tembok kampus dengan grafiti, mendistribusikan leaflet, serta melakukan aksi pemboikotan ujian semester. Hasilnya adalah simpul tali yang memulai revolusi Paris 68, yang memuncak pada malam tanggal 22 Maret saat mereka menguasai fakultas guna menghancurkan seluruh kertas ujian.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-style: italic;"&gt;         &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em style="font-style: italic;"&gt; Tanggal 10 Mei, komite Enrages - Situasionis Intenasional, membuat kerusuhan massal di Rue-Gay Lussac yang dikenal dengan peristiwa 'Night of the Barricade'. Mereka menuntut pendudukan pabrik-pabrik serta menutupi tembok kota dengan grafiti. Tanggal 16-17 Mei, 'Konsil Untuk Mempertahankan Pendudukan' didirikan sebagai reaksi terhadap berdirinya 'Konsil Pendudukan Sorbonne' (SOC) yang bersikap hirarkis. Konsil yang baru didirikan tersebut menuntut pembubaran SOC sambil mempublikasikan poster, teks, telegram dan informasi lainnya tentang keadaan pendudukan. Walaupun demikian mereka tetap tidak pernah menjadi 'vanguard'.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Dimanapun di dunia, pelajar merupakan makhluk yang remeh, alasan-alasan mengapa mereka merupakan makhluk remeh tersebut sering disalah artikan sebagai refleksi dari suatu ideologi dominan yang tidak menganggap mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Dimana alasan sebenarnya mengapa pelajar diremehkan dari sudut pandang ideologi apapun adalah karena mereka selalu tertindas dan tidak pernah mau mengakuinya. Para partisan oposisi palsu (dalam bentuk partai politik, organ pelajar ataupun label-label kemahasiswaan lainnya) melihat ketertindasan pelajar tersebut, namun terjebak dalam tulisan-tulisan impoten tentang kebangkitan pelajar yang diikuti reaksi organisasi birokratis untuk kemudian berlomba-lomba memberikan dukungan 'moral dan material' pada masing-masing jagoannya. Pelajar kembali terjebak dalam kesalahan yang telah berulang-ulang dilakukan oleh organisasi-organisasi birokratis maupun oleh pelajar sendiri, yaitu menolak merendahkan diri dari label-label semu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Sampai saat ini analisa serta studi tentang kehidupan pelajar tidak melupakan isu paling mendasar, tidak ada satupun yang melewati sudut pandang spesialisasi akademik seperti aspek ideologis, akademis, ekonomis, dan lainnya dimana kesemuanya secara fundamental adalah keliru. Sebelumnya perlu diketahui bahwa pernah terdapat suatu 'methodical myopia' yang mencoba mempertanyakan hal-hal fundamental tersebut namun melupakan relasinya dengan keadaan masyarakat pada saat tersebut. Kecenderungan untuk memuja fakta-fakta telah menopengi esensi dari kategori secara mendasar, sehingga kita tidak dapat melihat detil-detil kecil disekitar kita secara keseluruhan. Segala sesuatu dalam masyarakat telah dijelaskan kecuali tentang apa sebenarnya masyarakat itu sendiri. Sebuah masyarakat yang didominasi komoditas dan tontonan besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Para sosiologis seperti Borderon dan Passideu dalam studi mereka, 'Les Herites: Les Studiants Et Las Culture' masih gagal meskipun berhasil mendemonstrasikan beberapa pencapaian. Segala niat baik mereka kembali jatuh pada moralitas keguru besaran ajaran etika Kent, tidak terhindarkan terutama mengenai 'demokrasi melalui sistem pengajaran yang rasional' alias mengajari sistem agar secara rasional dianggap demokratis. Sementara pengikut-pengikut yang percaya dengan hal tersebut seperti para maniak serikat pekerja mengkompensasikan kebencian mereka terhadap para birokrat yang menggunakan adonan dari segala frase revolusioner yang sudah ketinggalan jaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Pertunjukan besar dari kapitalisme modern memberikan peranan spesifik pada setiap individu menjalankan peranan kepasifan dimana pelajar tidak terkecuali berada didalamnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Menjadi pelajar merupakan peranan sementara, sebuah latihan bagi peranan dikemudian hari sebagai elemen konservatif dalam memfungsikan sistem komoditas. Menjadi pelajar hanyalah merupakan suatu inisiasi. Inisiasi yang secara ajaib mampu membuat pelajar terpotong dari realitas sejarah, sosial dan individual. Pelajar menjalani kehidupan paralel dimana mencoba menyeimbangkan antara statusnya sekarang dan statusnya dimasa yang akan datang (yang ditolaknya dengan kasar).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Keadaan schizophrenic ini menyebabkan pelajar kembali ke grup inisiasinya (seperti biar sudah lulus, tetapi setiap hari masih nongkrong di kampus), menikmati keberadaannya sekarang dan mencoba melupakan masa depan. Adapun demikian tidak perlu terkejut bila suatu saat nanti dimana akan datang pelajar menolak menghadapi aspek-aspek ekonomi dalam kehidupannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Pada saat ini dimana banyak anak muda membebaskan diri dari belenggu moralitas dan kewibawaan keluarga yang mengikat, para pelajar masih terus berkutat dengan masa kecil yang berlarut-larut. Tetap masih menerima diperlakukan seperti bayi oleh institusi-institusi yang mengawasi serta mengendalikan kehidupannya sehari-hari. Kemiskinan pelajar merupakan ekspresi kasar dari penjajahan wewenang dalam kehidupan sosial masyarakat, sebuah proyeksi rasa bersalah masyarakat terhadap usaha penopengan 'penghambaan' pelajar terhadap sistem. Dalam tulisan ini, pelajar juga dituduh sebagai pembohong, bukan saja terhadap kemiskinannya sendiri, tetapi juga karena berpuas diri dengan segala bentuk kemiskinan disekitarnya. Pelajar berkubang dalam keterasingannya dan berharap dari ketidak tertarikannya akan membangkitkan suatu ketertarikan. Kebutuhan kapitalisme modern saat ini adalah kader-kader rendahan dan siapa lagi yang akan mengisinya kalau bukan pelajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Kenyataan bahwa mereka miskin ditutup-tutupi dengan kompensasi ilusi-ilusi glamour tentang masa depan, sebuah kompensasi yang sangat menggelikan karena masa depan akan sama suramnya dengan keadaan saat ini. Pelajar menjalani kehidupan yang tidak nyata, dia juga budak yang sangat bodoh. Semakin dirinya diikat oleh berbagai macam otoritas, semakin dia merasa dirinya bebas. Keluarganya yang baru adalah universitas, sekolah. Ia merasa dirinya makhluk paling independen tapi pada kenyataannya ia sangat patuh terhadap sistem. Dua hal yang sanagt mempengaruhinya adalah sistem keluarga dan negara, dimana pelajar adalah merupakan produk yang harus berterima kasih kepada dua sistem tersebut. Logikanya pelajar menerima semua persoalan dan nilai-nilai yang ditawarkan oleh sistem dimana dalam kepalanya ditanamkan ilusi-ilusi menjadi pekerja kerah putih seperti umumnya didambakan oleh kader-kader rendahan. Sebagai makhluk 'berideologi' pelajar selalu datang terlambat, nilai dan antusiasisme yang didamba-dambakannya dalam padangan sempitnya sudah lama dianggap dunia sebagai bahan tertawaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Lama sebelum hal tersebut, universitas (apalagi universitas negeri) merupakan sebuah prestise dimana pelajar merasa beruntung diterima disana. Tetapi ia telah terlambat, pendidikan spesialisasi mekanikal yang diterimanya telah mengalami degradasi, demikian juga semua level-level intelektual yang diharapkannya. Masyarakat modern menuntut produksi massal, dimana pelajar dididik untuk tidak berpikir, universitas telah menjadi organisasi institusional yang tidak diperhitungkan. Terdegradasi dari kebudayaan tinggi menjadi pabrik yang mencetak profesor-profesor lewat ban berjalan. Para pelajar terlalu tak berwawasan untuk menyadari hal tersebut, terus menerus mendengarkan ocehan masternya, yakin akan menjadi siswa yang baik apabila mengabdikan diri mempelajari hal-hal yang serius, dengan harapan suatu saat profesor-profesornya akan memberikan kebenaran sejati dunia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Semua hal tersebut adalah sungguh tanpa semangat! Masyarakat revolusioner dimasa yang akan datang harus mengutuk semua auditorium, kelas, dan ruang kuliah sebagai polusi verbal belaka, dimana pada saat itu kata 'pelajar' sudah menjadi sekedar lelucon.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Krisis universitas yang terjadi hampir di seluruh dunia, hanyalah sebuah detail kecil dari krisis kapitalisme modern secara keseluruhan, dimana hal tersebut menjadi perdebatan idiot-idiot dalam spesialisasi bidang ilmu yang tidak tahu bagaimana menggunakan kemampuan yang dimilikinya untuk menempatkan dirinya dalam perubahan aparatus produksi secara menyeluruh. Hal yang sama busuknya dilakukan juga oleh apa yang dikenal dengan para modernis kiri, dengan menjual gerakan-gerakan sok radikal misalnya tentang reformasi struktural universitas yang pada intinya adalah tentang mentransformasikan universitas menajdi pabrik untuk menyuapkan ideologi (dalam hal ini apalagi kalau bukan ideologi kiri) secara paksa dengan akselerasi tinggi untuk mendapatkan kader rendahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Hal tersebut sangat jauh dari proses sejarah yangs eharusnya mengebawahkan kepentingan label-label tertentu untuk menuju sektor sosial yang swatantra menentang sistem komoditas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Karena kemiskinan yang akut, pelajar terkutuk untuk melakukan bentuk survival tingkat rendah dan bangga akan hal tersebut, ia membanggakan kefakir miskinannya, dimana membuat-buat kebajikan dari kejorokannya serta kegembelannya dengan menyebutnya sebagai gaya 'bohemian'. Hal tersebut tidak memberikan solusi apa-apa, pelajar bersikeras bahwa seseorang dapat hidup dari gaya bohemian, tetapi lucunya hal tersebut tidak dapat dilakukan diluar pergaulan lingkungan kampus. Kegampangan menerima dari pelajar dalam rekruitmen bagi tujuan-tujuan 'radikal' menunjukan impotensinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Sementara dengan munafik mengutarakan kebenciannya kepada rekan-rekannya yang gila kerja, ia sendiri melakukan kegiatan-kegiatan tidak perlu yang sudah sangat ketinggalan, padahal ia ingin menunjukan potensi (yang tidak dimilikinya) kepada dirinya sendiri. Pelajar merupakan makhluk tolol yang lebih menderita lagi sehingga ia menyerahkan dirinya secara sukarela kepada kegiatan-kegiatan kesatuan mahasiswa (keluarga mahasiswa, himpunan, jurusan, dan lain sebagainya) yang mana merupakan polisi kontrol untuk memenangkan 'label-label pelajar'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Pelajar hanyalah penonton dari kebudayaan modern karena tidak memiliki akses untuk masuk ke tempat 'suci kebudayaan' yang sebenarnya. Dalam masa dimana seni sudah mati, pelajar tetap menjadi pelanggan setia klub-klub teater, gedung-gedung pertunjukan ataupun terlibat dalam 'kegiatan seni kontemporer' yang justru malah membuat mereka kelihatan seperti monyet sirkus. Ia memuja rangsangan impoten polemik selebritis-selebritis tidak berintelejensi seperti Satre-Goddard-Foucault dan lainnya yang menopengi masalah sesungguhnya dengan memperpanjang lebarkan kesalahan seperti eksistensialisme-humanisme-postmodernisme serta bangkai-bangkai busuk lainnya yang sebenarnya didisplay bagi ibu-ibu rumah tangga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Ketika 'tuhan-tuhan' produksi mengorganisasi  tontonan besar berbentuk manusia diatas panggung, pelajar adalah publik utamanya. Bagi pelajar manusia-manusia diatas panggung tersebut adalah sempurna. Mereka adalah idola yang massanya adalah pelajar dalam tontonan yang paling menyedihkan. Pelajar memiliki dunia yang sempit sehingga keitka terjadi forum diskusi, misalnya tentang 'pemikiran marxis' yang terjadi adalah monolog yang dilakukan oleh siapa lagi kalau bukan oleh pelajar sendiri. Pelajar selalu merasa dirinya adalah avant garde dila ia telah membaca buku-buku 'post-modern' terbaru atau aktif dalam diskusi-diskusi intelektual, dalam dunianya yang sempit merasa pengulangan hal-hal lama dalam bungkusan yang baru adalah merupakan sebuah revolusi budaya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Satu hal yang pasti dan dianggap prinsipil adalah menjaga statusnya sekarang, dan untuk melakukan hal tersebut ia merasa perlu membeli teks-teks sulit yang saat ini dengan cepat disebarkan oleh apa yang disebut kebudayaan massal. Bacaan-bacaan favorit pelajar adalah surat-surat kabar yang 'sedikit sulit' (atau malah sangat sulit karena ternyata ia tidak membacanya dan terlalu kagum leihat teks-teks tersebut) dengan harapan diberikan pengertian akan dunia modern ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Partisipasi politik pelajar kembali terjebak dalam pertunjukan besar yang sama, mereka mencari-cari diantara puing-puing yang telah dihancurkan oleh para reformis dan kontra-revolusioner dimana universitas selalu menjadi ladang perburuan utama bagi organisasi-organisasi birokratis sekarat untuk memperoleh massa. Birokrat-birokrat totaliter tersebut adalah pemrograman kemungkinan-kemungkinan politis pelajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Sikap 'muda' pelajar lebih kuno dari rezim yang memerintah mereka pada saat ini yang lebih menguasai kebudayaan modern hingga bisa mengatur pelajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Pelajar adalah produk kebudayaan modern sebagaimana halnya Coca Cola, ia meredefinisikan, mengidentitaskan serta menyembunyikan kenyataan dirinya tidak memiliki apa-apa dengan membangkitkan kesadaran palsu bahwa ia memiliki segalanya dibalik label pelajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Sebuah pandangan mengawang tentang dunai untuk meminjam makna sehingga dapat melakukan segala aktifitasnya yang pada intinya tidak berguna sambil tidak mau mengakuinya. Hasilnya adalah pemujaan terhadap nilai-nilai kadaluarsa seperti religiusme pra-sejarah yang sudah membusuk dan dipercaya dapat memperkaya diri dan zamannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: georgia;"&gt;Dalam zaman dimana masyarakat modern tidak lagi mau disuapi dan mencari, kaum muda harus mengambil tempatnya. Kritik terhadap kebodohan pelajar hanya bisa dilakukan lewat pemberontakan!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;em&gt;* Alih bahasa dari leaflet  berjudul 'On The Poverty Of Student Life'...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;                                                                        &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-974236960624359758?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/974236960624359758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=974236960624359758&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/974236960624359758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/974236960624359758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/kemiskinan-kehidupan-pelajar.html' title='Kemiskinan kehidupan pelajar'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-7624677154378598993</id><published>2008-01-18T20:15:00.000-10:00</published><updated>2008-01-18T20:31:10.824-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Praksis Menjadi Hidup</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(51, 102, 255);" class="style9"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;R. Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="style9"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;&lt;span class="style19"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Teori, fakta aktual, dan destruktif *&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Berbagai hal yang telah terjadi disekitarmu atau yang sedang terjadi akan merujuk secara eksklusif kepada para pekerja. Apapun itu. Entah logika ini sebagai sebuah progress dari segi intelektual ataukah semacamnya?? Atur sendiri-lah artinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Entah apa yang bisa didapatkan jika aktivitas sosial masyarakat ini menjadi bahan studi, seminar, penelitian, dan yang serupa-lah. Untuk mengetahui asal-usul mungkin??atau mempelajari bagaimana cara memproduksinya kembali dengan sentuhan ide yang sering disebut kreativitas??? Namun bukan suatu masalah yang berarti bagi kalian yang memang berpikir bahwa studi itu (melulu) candu.&lt;br /&gt;    &lt;br /&gt;Kenapa para pekerja??. Sebab tak ada seorangpun kecuali mereka yang secara langsung terlibat dalam proses produksi sanggup untuk memecahkan ikatan dominasi komoditas. Sanggupkah para pekerja tersebut??, atau pernakah mereka di pandang sebagai kesatuan personal dari individu masing-masing?? Sebab para pekerja yang bersikap tunduk dan patuh kepada serikat buruh atau partai politik adalah tak lain hanya sebagai para budak yang dungu, merespon secara aktif untuk menguatkan seluruh sistem yang justru menekan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lebih dari sepuluh tahun terakhir terus meningkat dimana para pekerja “kucing buas” yang radikal sering memberikan serangan dan telah mengguncangkan dominasi borjuis birokratik, namun (mungkin) belum berhasil merobohkannya. Pergerakan perlawanan tersembunyi ini telah membuat kaum tani sadar akan kapitalisme yang terus meningkatkan dominasinya ke semua aspek dan tingkah laku manusia dan tentang sifat  alami dari dirinya sendiri. Dan Itu juga telah membuatnya sadar akan kekuatan sendiri dan tentang kemalangan yang tidak bisa dipisahkan dari sistem komoditas dan status.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di dalam pembangkangan ini kita dapat juga melihat permulaan suatu gaya hidup oposisi yang kejam terhadap survival yang mana dunia sekarang membagi kemiskinan secara meluas. Pergolakan ini terdiri dari fragmentasi (terpisah-pisah) dan sering juga mengacaukan reaksi, sebagai akibat dari keinginan yang secara spontan untuk menghapuskan pekerjaan, pengorbanan, ekonomisme, kebosanan, batasan, pemisahan, dan tontonan; tetapi bagaimanapun pemencaran dan reaksi terasing mungkin terjadi, mereka  sedang membangun pondasi untuk suatu masyarakat baru: masyarakat yang mengatur diri sendiri secara total.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dalam sudut pandang manusia yang berbudaya konsumsi jaman ini masyarakat sosial dapat dipahami melaui pendapatan (gaji atau income), kebudayaan, aspirasi, dan mimpi. Benar memang bahwa kapitalisme mutahir telah memenuhi dunia. Namun dilihat dari levelnya, terdapat perbedaan bersifat peningkatan yang tetap berasal dari sumber yang sama. Jika sekelompok manusia telah mengenal “waktu senggang” dan betapa senangnya berpetualang dan traveling ke berbagai negara didunia, maka dengan sendirinya berlakulah “bekerja makin giat”. Yang tidak sedikit pula yang membawa sugesti ini menjadi motto hidupnya (yang menyedihkan); “bekerja giat, konsumsi berat”.&lt;br /&gt;Dan masih dalam level konsumsi tentunya, karena kepercayaan bahwa aspirasi dan bahkan mimpi sebagian besar orang tak dapat diwujudkan disebabkan karena tidak adanya pendapatan. Pragmatik ini memang terjadi (mungkin kalian juga merasakannya) dimana proses provokasi terjadi disaat masyarakatnya dalam kondisi jenuh, bosan, lelah, dan dalam kondisi &lt;em&gt;bawah sadar&lt;/em&gt;. Proses penyampaian pesan provokasinya bukan mengenai “kapitalisme itu indah” tetapi kurang lebih; “manusia akan merayakan hasil dari pekerjaan maka kalian juga harus melakukan hal yang serupa”. Sehingga yang terjadi hanya menjadi rekuperasi dari ketangguhan proletar bukan menjadi sekedar evolusi progress.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Konstruksi dari ‘total self – management’ harus bekerja keras untuk memberi koherensi yang lebih besar pada cakupan dari reaksi rebellious ini. Hal ini sekarang telah dikembangkan langsung ke intinya yang mana harus meneliti kembali dari mana asal- usul pergerakan tersebut, pergerakan insurreksionari dari para pekerja.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mulai sekarang sukses atau kegagalan konstruksi ini tergantung pada mereka yang dibidangnya, pabrik-pabrik, gudang, toko, dan jaringan transportasi yang memegang dan menjaga nasib komoditas di tangan mereka. Mereka dapat mengembalikan buah-buahan bumi dan industri untuk manfaat bagi semua orang, atau mereka dapat lanjut bekerja untuk melawan diri mereka sendiri dan semua orang selain dirinya dengan membiarkan kapitalisme melanjutkan tugasnya untuk menyebar polusinya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Suatu perubahan bersifat menentukan adalah yang menjadi bentuk. Yang (mungkin) kita perlukan hanya mempercepatnya dengan menyediakan efektivitas yang lebih besar dan praktikal koherensi. Karena untuk menunggu lebih lama lagi akan menjadi sebuah kemalangan, atau lebih buruk lagi, suatu kesalahan historis, yang mana semua air dalam samudera tidak akan pernah mencukupi untuk menyeka kekotoranya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Seandainya saja setiap kondisi lebih menguntungkan. Teknologi perbelanjaan adalah yang ada di penjualan kita - jika kita mampu membalikkannya untuk  melawan terhadap mereka yang telah memanfaatkan kita, segalanya adalah mungkin dan tidak ada satupun yang berupa kayalan. Tidak pernah ada survival berkuasa secara meluas, dan tidak pernah diprovokasi sepenuhnya oleh resistansi. Tidak pernah sebuah status mempunyai makna lebih dari sekedar pemalsuan pada penjualannya, dan tidak pernah mempunyai arti yang lebih peka kepada kebenaran yang paling sederhana sekalipun. Tidak pernah mempunyai sistem komoditas yang secara menyeluruh mengkondisikan orang-orang terhadap uang, kuasa dan penampilan, dan tidak pernah memberi kesempatan agar orang-orang mampu bangkit untuk menghancurkannya dengan kejelasan yang jernih, kemarahan hati, kreativitas dan hasrat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Jika, setelah semuanya ini, para pekerja tidak memutuskan untuk menjalankan hidup mereka untuk diri mereka sendiri dan untuk mendorong kepada kesimpulan mereka terhadap pergolakan sosial yang digembar-gemborkan oleh serangan para “kucing buas” dalam pengambilalihan factory, maka mereka – juga termasuk yang tidak memahami dan yang tak mau memahami makna tersebut - cenderung masuk ke dalam manajemen total yang lain lagi, kepalsuan gagasan tentang surga, berakting kembali seperti sang messias yang turun ke bumi untuk mengkhotbahkan dan menyelamatkan organisasi kaum tani, melanjutkan tradisi yang terbaik dari sederet idola dunia antara lain; Lenin, Trotsky, Mao, García Oliver, Fidel Castro, Che Guevara, dan para birokrat &lt;em&gt;macho&lt;/em&gt; lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Terlalu lama revolusi tertinggal di gerbang benteng kebosanan, dikota besar yang terpolusi, istana kita dari plester semen. Manusia telah tunduk cukup panjang untuk bekerja, tunduk pada para pemimpin, pada waktu yang sia-sia, menderita, penghinaan, kepalsuan, polisi, boss, pemerintah. Ketidaksabaran yang ditindas berkepanjangan berakhir dengan provokasi kekerasan, terorisme, penghancuran diri. Mungkin lebih baik berbagai hal dilakukan untuk menyelamatkan diri sendiri dari kondisi masyarakat yang sedang melakukan bunuh diri dibanding untuk menjadi kamikaze dan melawan terhadap resimen polisi, para uskup, sekelompok boss, khalayak massa, dan negarawan. Tetapi dengan berlalunya hidup yang tanpa bernyawa adalah lebih buruk dibanding kematian. Perjuangan terakhir telah berlalu cukup lama. Manusia memerlukan kuasa untuk berkehendak, sekarang!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Teks ini merupakan suatu usaha sebagai media untuk bereaksi terhadap permasalahan yang akan diajukan oleh transisi dari pola masyarakat konsumsi menjadi masyarakat pengatur diri sendiri secara total. Memulai dari hal yang terkecil, dengan ungkapan bebas tentang ketidakpuasan dan meminta dengan tegas terhadap signifikansi masing-masing, sebab penting bahwa familiar akan menjadi sangat dikenal jika individu menginginkan apa yang akan dibangkitkan dari kehidupan sehari-hari untuk kembali kepada hal tersebut dalam rangka untuk memperkayanya secara permanen. Kemampuan untuk memahami satu persatu tindakan tertentu yang perlu dilakukan pada langkah-langkah yang berbeda dari tindakan masing-masing individu - sabotase kecil-kecilan atau pembangkangan; pada waktu serangan “kucing buas” atau pada waktu pengambilalihan tempat kerja atau mungkin yang paling sederhana; mencuri waktu. Tetapi mungkin tak perlu pula untuk membayangkan seperti apa kelak jadinya masyarakat yang dapat mengatur diri sendiri, dan suatu masyarakat yang berdasarkan pada pemenuhan hasrat dan keinginan dari tiap-tiap individu. Berusaha untuk menciptakan mungkin jauh lebih menyenagkan daripada sekedar berangan-angan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;       &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Adanya catatan tak bisa terhindarkan yang berisi kelemahan, keraguan, dan bahkan salah mengira atau tafsiran keliru terhadap konsepsi ini mungkin saja terjadi, akan tetapi radikalisasi mereka adalah tidak terbantahkan. Kebijakan jasa mereka telah dibahas, tetapi bukan oleh gertakan intelektual yang hanya mampu meningkatkan keberatan abstrak. Satu-satunya tujuan dari catatan tersebut diharapkan untuk didiskusikan dengan segera, di tempat kerja yang merupakan momen yang mudah meledak. Pada saat momen seperti; ketika mereka dilatih, dikoreksi, dan dikomunikasikan oleh semua fungsi yang rata-rata sekarang dimonopoli oleh para boss, para manajer, dan birokrat perserikatan (mesin telex, mesin fotocopy, radio, PA sistem, printshops dan lainnya), mereka akan memberi kohesi kepada roh insureksi dan menghapus keraguan dan penundaan, yang sangat sering membuktikan fatalnya momen pertama suatu revolusi. Di dalam situasi melakukan, para pemimpin akan dihadapkan pada wajah statis alasan historik bahwa mereka lebih takut – melebihi yang lain-lain - ketika para proletar menyatakan siap bertempur dan mengambil alih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*Sumber ; kurir 0881-Pelacul unggul &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;       &lt;p class="style1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-7624677154378598993?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/7624677154378598993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=7624677154378598993&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7624677154378598993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7624677154378598993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/praksis-menjadi-hidup.html' title='Praksis Menjadi Hidup'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-6677292825200442625</id><published>2008-01-17T07:37:00.000-10:00</published><updated>2008-01-17T08:24:36.153-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Kemelut Tahu Tempe Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style=";font-family:georgia;font-size:100%;"  &gt;Sekarang  lagi pada heboh orang bicarakan kacang kedelai dan demo masalah tersebut, kalau kita cermati, semuanya mengarah bagai mana pemerintah?&lt;br /&gt;saya tidak anak mengulas masalah kacang kedelai, tapi saya akan kasih gambar masakan tahu tempe hehe........&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;sumber gambar: koki cantik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="background-position: center;" background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_left.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="framebod-black" align="center"&gt;&lt;a onclick="return show_photo(1)" href="http://jasminecooking.multiply.com/photos/photo/2/1"&gt;&lt;img id="photoimg" class="photoimg" src="http://images.jasminecooking.multiply.com/image/9/photos/2/1200x120/1/bacem.jpg?et=dv2KObnc9UurHZqgR9Rndw&amp;amp;nmid=49210783" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_right.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_left.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="framecap-black"&gt;bacem.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt; &lt;div id="photo_2" class="thumbnail frame-black"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top_left.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="background-position: center;" background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_left.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="framebod-black" align="center"&gt;&lt;a onclick="return show_photo(2)" href="http://jasminecooking.multiply.com/photos/photo/2/2"&gt;&lt;img id="photoimg" class="photoimg" src="http://images.jasminecooking.multiply.com/image/4/photos/2/1200x120/2/keringtempe.jpg?et=sP9JM0P9KCCCuBYOtkd7Fw&amp;amp;nmid=49210783" border="0" height="120" width="160" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_right.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_left.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="framecap-black"&gt;keringtempe.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="photo_3" class="thumbnail frame-black"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top_left.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="background-position: center;" background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_left.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="framebod-black" align="center"&gt;&lt;a onclick="return show_photo(3)" href="http://jasminecooking.multiply.com/photos/photo/2/3"&gt;&lt;img id="photoimg" class="photoimg" src="http://images.jasminecooking.multiply.com/image/6/photos/2/1200x120/3/keringtempeterikacang.jpg?et=EKbt%2Ckr5YsP50%2CvfYYQLJQ&amp;amp;nmid=49210783" border="0" height="120" width="160" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_right.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_left.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="framecap-black"&gt;keringtempeterikacang.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="photo_4" class="thumbnail frame-black"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top_left.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="background-position: center;" background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_left.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="framebod-black" align="center"&gt;&lt;a onclick="return show_photo(4)" href="http://jasminecooking.multiply.com/photos/photo/2/4"&gt;&lt;img id="photoimg" class="photoimg" src="http://images.jasminecooking.multiply.com/image/5/photos/2/1200x120/4/pepestahu.jpg?et=AFj%2BcSAog1QqO7MKjWkr%2Bw&amp;amp;nmid=49210783" border="0" height="120" width="160" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_right.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_left.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="framecap-black"&gt;pepestahu.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div id="photo_5" class="thumbnail frame-black"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top_left.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="background-position: center;" background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_top_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_left.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="framebod-black" align="center"&gt;&lt;a onclick="return show_photo(5)" href="http://jasminecooking.multiply.com/photos/photo/2/5"&gt;&lt;img id="photoimg" class="photoimg" src="http://images.jasminecooking.multiply.com/image/4/photos/2/1200x120/5/tahubakwan.jpg?et=PsWZwQjCYOZW48ezDDGBOg&amp;amp;nmid=49210783" border="0" height="120" width="90" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_right.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_left.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td background="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom.gif"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td&gt;&lt;img src="http://images.multiply.com/multiply/frames/black_frame_bottom_right.gif" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;span class="framecap-black"&gt;tahubakwan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;  &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-6677292825200442625?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/6677292825200442625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=6677292825200442625&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/6677292825200442625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/6677292825200442625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/kemelut-tahu-tempe-indonesia.html' title='Kemelut Tahu Tempe Indonesia'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-1376292806112594502</id><published>2008-01-15T12:00:00.000-10:00</published><updated>2008-01-17T07:36:40.451-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Kisah Mandor Bangunan</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kalau ditanya pada Bahrun Romelan, apa rahasianya bisa sukses menjadi pemborong tukang. Jawabannya sangat sederhana, Belajarlah untuk bisa jadi yang lebih bagus lagi, ujar Bahrun dengan polosnya. Kedengarannya memang klise, tapi itulah kenyataannya lika-liku pekerjaan pria kelahiran Purwodadi ini. Memulai pekerjaan di bidang bangunan, pertama kali di kampungnya Purwodadi sebagai administrasi teknik di perusahaan konstruksi, Waktu itu hanya mengantar-ngantar barang," kenangnya. Meskipun hanya terkesan hanya orang suruhan saja, dia banyak mencuri ilmu dari atasannya. Alhasil dia pun mulai dipercaya dan jabatannya naik menjadi pembantu pelaksana lapangan. sekitar 3 tahun dia lakoni pekerjaan itu, dia mulai berpikir, "Adik-adik dan saudara saya kok gak bisa ikut kerja juga yah," ujarnya. Jawabannya karena dia hanya seorang pelaksana saja, makanya dia tidak bisa memasukkan adik-adiknya dan saudaranya ikut serta bekerja. Karena keinginannya itu pun membuat dia banting stir menjadi mandor. "Waktu itu ada proyek dari satu kontraktor untuk bikin bendungan sungai di kampung," ujarnya. Itulah pertama kali dia menjadi mandor bangunan, yang membuat dia berhasil memboyong adik dan saudaranya ikut bekerja dengannya. proyek demi proyek pun mulai mengalir padanya. Tapi lagi-lagi keinginan untuk mencapai yang lebih bagus lagi, membuat dia berpikir untuk kenapa tidak merantau ke Jakarta, yang terkenal dengan banyak pembangunan. "Kalau hanya di kampung hanya proyek-proyek musiman," kenangnya. Gayung pun bersambut, temannya yang bekerja di Jakarta sebagai supir mengajaknya mengadu nasib di Jakarta, dan ternyata bos temannya adalah seorang kontraktor. Tahun 1981, dia pun pergi ke Jakarta dengan bermodalkan hanya 400.000 ribu di dompetnya. Melalui temannya di pun dikenalkan pada bosnya di PT Karpa Usapamindo kontraktor proyek pembangunan perumahan, akibat perkenalannya dengan kontraktor itulah dia mulai mendapat borongan proyek. "Karena bos puas dengan hasil kerjaan saya makanya saya dikasih 3 proyek lagi oleh bos saya," ujarnya. Dan perlahan-lahan namanya pun semakin harum di kalangan kontraktor perumahan. Sekarang saja dia sedang menangani 4 proyek bangun rumah. Proyek di pondok Indah ada 2, lalu di BSD dan ada juga proyek di Bogor. Tapi kalau ditanya pada dirinya, pekerjaan ini menghasilkan apa. Pria lulusan STM ini tidak mau bermegah diri, Yang penting saya bisa memperkerjakan adik-adik saya dan saudara saya, ujarnya penuh kesederhanaan. Padahal kalau dilihat dari keuntungannya, penghasilannya lumayan besar. Apalagi kalau proyeknya itu mempunyai sisa uang borongan, Kalau efisensinya bagus bisa dapat sisa 20 jutaan, ujarnya. Bayangkan saja kalau dia berhasil efisien dan ada 4 proyek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi keberhasilannya semua itu bukan hanya didapat dengan mudah, pria yang kehilangan putranya akibat kecelakaan ini pun mengungkapkan bahwa dia tak segan-segan untuk belajar dengan siapapun. Pernah dia belajar dari arsitek yang mebuat gambar proyeknya,Mendingan ngaku gak tahu tapi diajarin caranya baca gambar, jujurnya. Suatu waktu, dia pun juga pernah bertanya pada anak buahnya yang telah jadi spesialis tukang batu, tentang hal yang belum dia kuasai. Sekarang pun dia tak pernah lelah untuk belajar, sekarang pun dia berlangganan majalah interior. Agar dia bisa mengetahui perubahan mode arsitektur perumahan, Agar gak ketinggalan jaman, kilahnya. Sekarang pria yang punya 2 anak perempuan ini pun punya cita-cita mengkuliahkan anaknya di Jakarta. Dan keinginannya yang tak belum kesampaian adalah bersama dengan istrinya menunaikan ibadah haji sebagai umat yang taat pada Pemiliknya,Doain aja yah mas, saya bisa, katanya penuh harap. Kenapa gak sekalian aja jadi kontraktor, Pak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*Sumber. manusia kardus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-1376292806112594502?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/1376292806112594502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=1376292806112594502&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/1376292806112594502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/1376292806112594502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/kisah-mandor-bangunan.html' title='Kisah Mandor Bangunan'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-1908401489964575936</id><published>2008-01-15T09:12:00.000-10:00</published><updated>2008-01-15T09:16:09.183-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Teknologi Informasi di CTLC</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,arial,helvetica;font-size:100%;color:#ff6633;"&gt;&lt;b&gt;Unlimited Potential*&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                     &lt;!--&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:verdana,arial,helvetica;font-size:85%;"&gt;&lt;i&gt;Informasi dan Teknologi Komputer untuk Anak Indonesia&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;--&gt;              &lt;p class="biasa" align="justify"&gt;Program Unlimited Potential (UP) merupakan sebuah inisiatif global Microsoft yang diimplementasikan diseluruh dunia sejak tahun 2003. Dalam program ini, Microsoft bekerja sama dengan berbagai lembaga non-profit untuk menyediakan sarana pelatihan dan pembelajaran jangka panjang bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan, melalui Community Training and Learning Centre (CTLC). Masyarakat dapat mengakses informasi, dan memperdalam pengetahuan dibidang Teknologi Informasi di CTLC.&lt;/p&gt;  &lt;p class="biasa" align="justify"&gt;&lt;img src="http://www.microsoft.com/indonesia/ca/images/petani.jpg" alt="Unlimited Potential" align="left" height="157" hspace="8" vspace="8" width="258" /&gt;Tujuan utama program Unlimited Potential adalah untuk mengurangi kesenjangan digital bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan. Hal ini sejalan dengan target pemerintah melalui kesepakatan yang ditandatangani pada &lt;b&gt;World Summit on Information Society&lt;/b&gt; (WSIS) di Geneva untuk memberikan akses kepada 50% penduduk Indonesia pada tahun 2015.&lt;/p&gt;   &lt;p class="biasa" align="justify"&gt;Program UP di Indonesia pertama kali diluncurkan di Indonesia tanggal 23 Oktober 2003. Hingga saat ini, Microsoft Indonesia telah bekerjasama dengan 7 lembaga non-profit yaitu : Koalisi Perempuan Indonesia (KPI), Forum Daerah, Yayasan Mitra Mandiri, Yayasan Mitra Netra, dan LPPM Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Yayasan Mitra Kesehatan dan Kemanusiaan. Ketujuh lembaga tersebut berperan sebagai koordinator untuk mengelola 33 CTLC di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="biasa" align="justify"&gt;Melalui pelatihan yang didapat di CTLC, diharapkan masyarakat dapat membuka wawasan mereka seluas-luasnya melalui akses informasi dan meningkatkan keahlian mereka di bidang Teknologi Informasi. Keahlian ini kemudian dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan taraf hidup, memperbaiki keadaan sosial dan ekonomi juga memperkuat daya saing masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p class="biasa" align="justify"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;*Sumber ; microsoft.com&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-1908401489964575936?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/1908401489964575936/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=1908401489964575936&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/1908401489964575936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/1908401489964575936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/teknologi-informasi-di-ctlc.html' title='Teknologi Informasi di CTLC'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-5882319155934161993</id><published>2008-01-12T07:07:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T17:47:49.999-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi'/><title type='text'>Pengaruh,Hati Nurani Terhadap Karakter dan Kepribadian</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(51, 102, 255);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Oleh. R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Pada kehidupan sehari-hari kita sering memadukan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kehendak yang cenderung di dorong karakter kepribadian kita sadar tidak sadar, pada integrasi itu terdapat pengaturan oleh hati nurani manusia, karena hati nurani ini berfungsi sebagai pengemudi dan hakim terhadap segala bentuk tingkah laku dan pikiran manusia. Hati nurani berfungsi pula sebagai pengontrol yang kritis, karenanya mausia selalu diperingatkan agar selalu bergerak dalam batas-batas tertentu yang tidak boleh dilanggarnya. Berdasarkan norma-norma konvensionil yang ada.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Hati nurani juga menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap segala tingkah laku dan berani menanggung resikonya. Yaitu berani mengaku salah jika dirinya ada pihak tidak benar, berani minta maaf atau ampun dan sanggup memperbaikinya. Dengan demikian akan tercapai kepribadian yang matang, yang benar-benar terintegrasi dan mempunyai rasa tangung jawab yang tebal, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan dan sumber utama kehidupan ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dalam kehidupan sosial ada norma-norma dan aturan-aturan tertentu yang memberikan arah bagi tingkah laku manusia. Peraturan-peraturan ini didasarkan atas nilai-nilai kesusilaan yang baik. Jika orang tidak mengikuti norma-norma tersebut, akan timbul padanya rasa penyesalan. Dengan demikian ada kesadaran pada nilai-nilai tersebut dan ada sikap yang membenarkan atau sikap mengadili dengan satu penolakan. Kesadaran bahwa dirinya telah berbuat salah, rasa penyesalan dan kecenderungan untuk mengadakan pembetulan secara susila itu menjadi tenaga pendorong yang amat kuat bagi realisasi diri dan transendensi diri.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dengan demikian hati nurani manusia itu menjadi instansi yang menentukan norma-norma. Lalu timbul rasa berslah, timbul kepedihan hati dan tumbuh kecenderungan bereaksi untuk membetulkan diri oleh hati nurani ini orang bertindak sesuai dengan norma-norma kebenaran tadi, agar tercapai ketenangan jiwa. Sebab, melawan atau menetang secara khronis dan terus menerus kepada hati nurani itu menyebabkan perpecahan pribadi, lalu timbul banyak konflik-konflik bati dan ketegangan-ketegangan, dan pada ahirnya meletus menjadi ganguan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;jasmani dan rohani.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Justru pada saat penuh krisis yang amat menetukan bagi kehidupan manusia, hati nurani itu sangat besar peranannya, dan sangat menentukan sifatnya. Lingkungan memang memberikan syarat-syarat tertentu bagi kebebasan tingkah laku manusia. Tetapi lingkungan tidak bisa menguasai hati nurani yang murni dari manusia. Karena hati nurani berfungsi sebagai pengontrol dan sifatnya murni kreatif, serta bisa menimbang tingkah laku manusia pribadi sendiri, maka berlakulah proses pembentukan karakter. Dalam proses pembentukan watak atau karakter ini penting sekali peranan hati nurani disamping mekanisme regulasi dan integrasi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-5882319155934161993?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/5882319155934161993/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=5882319155934161993&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5882319155934161993'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/5882319155934161993'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/pengaruhhati-nurani-terhadap-karakter.html' title='Pengaruh,Hati Nurani Terhadap Karakter dan Kepribadian'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-8929607888163591935</id><published>2008-01-11T07:05:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T06:00:08.219-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moral'/><title type='text'>Kekuatan Iman</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;Oleh R. Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Ketika banyak sisi di bidang kehidupan dan jasa ujung-ujungnya adalah uang, maka uang menjadi ukuran. Ketika kunci kuasa dan jabatan menjadi jaminan dan pegangan, maka kejahatan, kebusukkan serta pelanggaran kesopanan dan kesusilaan dipandang biasa dan lumrah. Buktinya? Di mana-mana, kenyataan ini mudah kita temukan. Tatkala "tidak kenal, maka siapa lu?", "Emangnya gue pikirin?" lebih melanda daripada bela-rasa, empati, simpati dan cinta kepada sesama, maka orang lain dipandang tetap sebagai "orang lain". Begitu juga, ketika tawaran hidup begitu menggoda: uang, kekuasaan dan kenikmatan daging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, karena malu bersikap jujur, tidak berani menyuarakan kebenaran dan mengikut arus, maka pengaruh dan daya tarik gaya hidup, gengsi dan trend menentukan 'siapa diri' semakin dipandang sebagai pilihan dan bukan lagi dikritisi. Sehingga, demi kepentingan diri, orang tidak lagi merasa takut untuk mengkorupsikan banyak hal yang bukan haknya; juga demi rasa 'aman', orang tidak segan menjual sesama, harga diri dan iman. Dan ketika semua teladan yang diharapkan tidak ditemukan selain kemunafikan, kesucian agama hanya sebagai selubung penipuan belaka. Praktek ritual keagamaan hanya demi dilihat sesama manusia dan sebatas tampilan diri untuk dilihat dan dipamerkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lain sisi, siapa yang mau hidup susah? Menderita? Hidup dalam dan dengan keadaan yang serba sulit? Sakit dan dianggap tidak ada harga? Dilecehkan dan terhina? Semua ini menjadi taruhan bagi iman. Karena kenyataan-kenyataan hidup tersebut, ketahanan iman bisa menjadi goyah, kemurnian iman bisa menjadi luntur, kebanggaan iman bisa menjadi kabur bahkan menjadi tidak berarti sama sekali. Ini terbukti saat diri merasa sendiri dan terhimpit-terjepit-tersudutkan. Tetapi ingatlah bahwa ketika semua jalan telah terasa tertutup dan buntu, iman kita sedang ditantang, untuk didewasakan dan dimatangkan.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-8929607888163591935?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/8929607888163591935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=8929607888163591935&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8929607888163591935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8929607888163591935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/kekuatan-iman.html' title='Kekuatan Iman'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-8195999031740066732</id><published>2008-01-11T06:51:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T06:00:49.463-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Moral'/><title type='text'>Jujur Pada Diri Sendiri</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;Oleh. R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Problem Manusia adalah dirinya sendiri. Secara umum, kita lebih nyaman dengan pembenaran, yang salah dibenarkan.Bila dilanjutkan akan merusak diri sendiri.&lt;br /&gt;Yang sulit, melihat sesuatu dari sisi kebenaran, salah katakan salah. Akuilah kesalahan dengan jujur, Setelah berada di titik nol, dengan ikhlas menerima kekurangan diri, maka begitu kita berani melakukan "kebenaran" itu, selesalah masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-8195999031740066732?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/8195999031740066732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=8195999031740066732&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8195999031740066732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8195999031740066732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/jujur-pada-diri-sendiri.html' title='Jujur Pada Diri Sendiri'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-1366961918105106635</id><published>2008-01-11T06:36:00.001-10:00</published><updated>2008-01-12T05:58:52.654-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Cinta,Keromantisan dan Monogami</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;Oleh. R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dengan memikul tangung jawab atas reaksi-reaksi dan tindakan-tindakan kita dalam suatu hubungan, kita dapat sungguh-sungguh memberi dan menerima cinta dengan berhasil. Tampa suatu kesadaran tentang bagaimana secara khusus pasangan kita membutuhkan cinta, barangkali kita melewatkan peluang-peluang yang amat berharga.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Kaum wanita merasa disayangi terutama bila mereka menerima dukungan emosional dan fisik yang mereka butuhkan dari suami mereka. Tidak terlalu masalah apa yang diberikan suaminya asal dia melakukan terus menerus. Seorang wanita merasa disayangi bila dia merasa cinta seorang pria itu konsisten.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ketika seorang pria tidak memahami wanita, dia cederung memusatkan perhatiannya pada upaya-upaya besar untuk memuaskan si wanita sesaat tetapi kemudian akan mengabaikannya selama berminggu-minggu/berbulan-bulan. Sementara komunikasi yang baik memberikan landasan yang sehat untuk komunikasi hubungan penuh kasih saying, keromatisan/percintaan merupakan hidangan penutupnya. Jalan menuju hati seorang wanita adalah melakukan sejumlah besar hal kecil baginya secara terus-menerus. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Berikut ini &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;daftar pendek saya*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; tentang dua puluh hal yang telah teruji yang dapat dilakukan oleh seorang suami untuk menciptakan keromantisan, yakni;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0in;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Belilah      kartu-kartu ucapan untuknya atau tulislah sebuah pesan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Bawakan      bunga untuknya.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Belikan      coklat untuknya.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Bawalah      pulang kejutan-kejutan kecil yang mengatakan bahwa anda memikirkan sewaktu      anda tidak dirumah.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Peluklah      dia kadang-kadang.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Bersikaplah      penuh kasih saying di saat anda tidak ingin melakukan sek.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Nyalakanlah      sebatabg lilin pada saat makan malam atau di ruang tidur.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Putarkan      musik kesukaannya.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Perhatikan      apa yang dia kenakan dan berikanlah pujian.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Perhatikan      makanan/masakan dan restoran yang dia sukainya.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Rencanakan      kencan jauh-jauh hari.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Matikan      suara TV pada saat iklan dan berbicaralah pada istri anda dari pada      mencari saluran lain.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Pandanglah      dia saat berbicara.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Jangan      menyelanya atau melengkapi kalimat-kalimatnya.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Perhatikan      kapan dia marah dan tawarkan pelukan anda untuknya.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Tolonglah      dia bila lelah.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Bantulah      dia membereskan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Teleponlah      dia bila anda pulang terlambat.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Teleponlah      dia sekedar untuk mengatakan aku mncintaimu.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Rencanakan      perayaan-perayaan kecil dan lakukanlah sesuatu yang berbeda.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Selamat mencoba…………………….&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*Pengalaman pribadi saya R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-1366961918105106635?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/1366961918105106635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=1366961918105106635&amp;isPopup=true' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/1366961918105106635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/1366961918105106635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/cintakeromantisan-dan-monogami.html' title='Cinta,Keromantisan dan Monogami'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-7928992416220456551</id><published>2008-01-11T05:27:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T05:58:22.959-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Mengapa Pria Begitu Asyik dengan Pekerjaan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;Oleh. R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Apabila seorang pria mengalami stress karena memikirkan bahwa keluarganya tidak bahagia, secara naluriah dia lebih memusatkan perhatian untuk berhasil di tempat kerja. Dia memusatkan perhatian pada tempat kerja sebegitu rupa sehingga tidak menyadari beberapa lama dia meinggalkan rumah. Baginya waktu barangkali belalu sangat cepat, tetapi bagi istri yang menunggunya pulang kerumah waktu berjalan amat lambat. Suami tidak menyadari bahwa dizaman modern, kehadiran dirumah sekurang-kurangnya sama pentingnya bagi si-istri dengan keberhasilan di tempat kerja.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Semakin banyak tekanan kerja yang dialami seorang pria, semakin dia memutuskan perhatian untuk memecahkan masalah-masalah. Pada sat-saat macam itu, sangatlah sulit melepaskan diri dari masalah tersebut dan memberikan seluruh perhatiannya pada hubungan. Dia menjadi begitu terserap oleh pekerjaan dan masalah sehingga melupakan segala sesuatu yang lain dan secara tidak sadar mengabaikan istri dan keluarganya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Seolah-olah dia melihat melalui sebuah terowongan dan melihat apa yang relevan atau bermanfaat untuk mencapai sasarannya. Dia tidak menyadari bahwa dirinya tidak lagi mendengarkan dan menanggapi orang yang di cintainya karena dia begitu terpusat pada penyelesaian masalah. Pada saat-saat semacam itu, untuk sementara dia melupakan apa yang sungguh-sungguh penting baginya. Dia tidak menyadari bahwa dirinya tengah menyingkirkan orang yang paling dia cintai(anak dan istri).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apakah saudara begitu……………………. kita dapat merenungkan sendiri-sendiri.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-7928992416220456551?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/7928992416220456551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=7928992416220456551&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7928992416220456551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7928992416220456551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/mengapa-pria-begitu-asyik-dengan.html' title='Mengapa Pria Begitu Asyik dengan Pekerjaan'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-8324519286717024307</id><published>2008-01-11T03:26:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T05:52:39.968-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi'/><title type='text'>Trauma Psikis dimasa Kanak-kanak</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;Oleh. R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Trauma yang terjadi di usia dini akan memiliki dampak bersar di usia dewasa. Banyak orang yang pernah mengalami pengalaman traumatis yang untuk sementara waktu sempat menghancurkan rasa aman, rasa percaya diri serta harga diri mereka.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Berbagai pengalaman traumatis itu dikemudian hari akan mempengaruhi penilaian anak terhadap diri mereka sendiri maupun lingkingan mereka. Trauma-trauma ini meninggalkan luka psikologis yang tidak pernah sembuh sepenuhnya. Karena itulah ada orang-orang tertentu yanag bias merasakan sangat tertekan menghadapi suatu masalah tertentu, sementara masalah tersebut tidak terlalu menekan bagi orang lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Trauma yang terjadi diusia dini memiliki banyak dampak yang lebih besar dari pada yang terjadi di usia yang lebih besar(dewasa), karena evaluasi kritis, refleksi dan pertahanan diri belum berkembang dengan baik pada masa kanak-kanak.&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEPULUH PEDOMAN PENGEMBANGAN PRILAKU ANAK*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Anak yang selalu mendapat dukungan, akan      mengembangkan rasa percaya diri.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak yang diajar bertolenransi, akan belajar bersabar.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak yang selalu menerima kritikan, akan belajar      untuk selalu menyalahkan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak yang hidup ditengah ejekan,akan menjadi pemalau.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak yang hidup dilingkungan yang penuh rasa permusuhan,      akan belajar berkelahi.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak yang sering menerima pujian, akan belajar untuk      menghargai.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak yang hidup dalam rasa malu/aib, belajar merasa      bersalah.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak yang hidup dengan rasa aman, belajar untuk      mempercayai.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Anak yang memperoleh pengakuan, belajar menyukai diri      mereka sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Anak yang merasa diterima dalam hidupnya, belajar      mendapatkan cinta.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;*&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Psikologi anak Your kids better&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; font-style: italic;"&gt;&lt;!--[if !supportEmptyParas]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-8324519286717024307?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/8324519286717024307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=8324519286717024307&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8324519286717024307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8324519286717024307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/trauma-psikis-dimasa-kanak-kanak.html' title='Trauma Psikis dimasa Kanak-kanak'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-4768563036805098891</id><published>2008-01-11T02:57:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T05:52:14.499-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi'/><title type='text'>Prilaku Orang Tua dalam Perkembangan anak</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian bidang biologi dan ilmu-ilmu social terahir ini sangat membantu kita memahami berbagai penyebab timbulnya perilaku abnormal manusia. Penyebab perilaku abnormal terutama disebabkan oleh kesalahan dalam perkembangan perilaku, stress yang hebat atau kombinasi keduanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Kalau seorang anak menyerap nilai-nilai kriminal, ia bias menjadi kriminal karena perkembangan yang salah. Perkembangan yang salah inilah yang merupakan penyebab utama timbulnya tanda-tanda keabnormal tingkah laku pada manusia. Penyesuaian diri yang kita kembangkan bersama dengan orang-orang disekeliling kita senatiasa dipengaruhi oleh dua hal, yaitu perkembangan kepribadian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kita dan oleh berbagai tingkat stress yang kita hadapi. Setiap hal yang membawa kita pada perkembangan kepribadian yang salah atau meningkatkan stress, bias menciptakan masalah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Bila seorang mampu menangulangi secara efektif berbagai situasi yang menekannya, maka kecemasan akan hilang. Namun bila kecemasan dan stress berlanjut, tindakan yang akan diambil individu itu biasanya mengarah keberbagai mekanisme untuk mempertahankan ego, seperti menyangkal dan pembenaran diri. Ini bisa berakibat berkurangnya intergrasi dan timbulnya perilaku tidak bisa menyesuaikan diri. Proses bela diri menimbulkan ketimpangan antara realitas dan kemampuan individu itu. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ingalah pelajaran yang salah merupakan penyebab utama perilaku yang salah*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;*&lt;span style="font-size:85%;"&gt;H.Datt Sharma "Peace of Mind Mission"New Delhi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-4768563036805098891?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/4768563036805098891/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=4768563036805098891&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/4768563036805098891'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/4768563036805098891'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/prilaku-orang-tua-dalam-perkembangan.html' title='Prilaku Orang Tua dalam Perkembangan anak'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-7088828965606924592</id><published>2008-01-09T00:09:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T05:49:31.430-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Internet Jadi Asisten</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Zaman ekarang ini teknologi sudah sangat berkembang. Tak hanya di negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, maupun Jerman saja. Kemajuan teknologi ini juga dapat dirasakan di Indonesia, termasuk di pedalaman Sumatera selatan(pematang panggang). Salah satunya adalah masuknya internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian pasti pernah mendengar istilah internet kan? Bahkan, sebuah iklan di televisi juga menayangkan masuknya internet di sekolah-sekolah, bahkan hingga ke desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sebagian dari kita sudah tahu cara mengoperasikan atau membuka internet. Terlebih lagi bagi yang hobi bermain game online melalui internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, di internet juga banyak lho bisa membantu kita untuk dapat meningkatkan atau membantu yakni;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;kwalitas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;hidup/ekonomi&lt;/span&gt; untuk para petani. Misalnya, kita dapat mencari tahu tentang informasi cara budidaya yang benar dan tepat untuk daerah kita,harga dan stok persediaan bibit maupun obat obatan,melihat harga komoditi yang kita hasilkan sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah,dll.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Membantu para pelajar dalam belajar, misalnya, kita mendapatkan tugas dari ibu atau bapak guru tentang struktur tanaman. Kita sudah mencari tugas tersebut di semua buku yang ada.Namun, ternyata tetap tidak ditemukan. Nah, untuk membantu melancarkan tugas kita, kita bisa mencari di internet. Di internet banyak sekali situs-situs atau website tentang tumbuhan. Kita bisa mencari sepuasnya dan selengkapnya.Begitu pula saat kita mendapatkan tugas kliping dari guru di sekolah. Tentunya kita ingin membuat kliping yang sangat bagus dan menarik. Gambar-gambarnya berwarna dan isi kliping lengkap serta mudah dibaca. Di internet, kita bisa mendapatkan berbagai gambar yang dibutuhkan untuk membuat kliping.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nah, tidak ada salahnya mulai sekarang kita belajar mengunakan  internet. Tapi ingat, jangan sembarangan membuka website, nantinya malah tidak ada manfaatnya untuk kita,kita hidup dipedalaman dengan akses transpotasi yang sangat sulit tapi tidak menutup kemungkinan untuk melihat dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya kita sebagai nanusia apabila mau maksimal dengan kondisi ekonomi kita yang sangat minim, kita dapat menerapkan cara hidup yakni; kita mempunyai gaya hidup lokal tetapi pola pikir gelobal, nantinya kita bisa merasa hidup lebih hidup. selamat mencoba.......................&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-7088828965606924592?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/7088828965606924592/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=7088828965606924592&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7088828965606924592'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/7088828965606924592'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/internet-jadi-asisten.html' title='Internet Jadi Asisten'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-8183978371759252864</id><published>2008-01-08T23:08:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T05:50:09.936-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Bisnis dan investasi baru,ramai-ramai bikin partai politik</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ramainya suara yang selalu membawa dan mengangkat derita dan aspirasi rakyat kecil banyak di suarakan oleh pelaku sepekulan politik, dinamika partai politik di Indonesia ini tampaknya membenarkan tesis&lt;span style="font-style: italic;font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;hutington&lt;/span&gt;. Dia berpandangan, pembangunan politik, mesti melingkupi tiga aspek penting, yakni rasionalisasi kekuasaan, diferensiasi struktur, dan partisipasi massa*.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mampukah Pemilu yang akan datang (2009) dapat menghasilkan perubahan mendasar dalam pembangunan politik di negeri ini, yang mencakup ketiga aspek penting di atas? Jawabnya tentu sejauh mana  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;aturan main&lt;/span&gt; baru yang saat ini sedang dipersiapkan oleh para elite nasional yang sarat kepentingan tersebut dapat memihak kepada kepentingan tatanan kebangsaan yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konteks ini, hampir semua kalangan intelektual yang masih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;berakal sehat&lt;/span&gt; memiliki pandangan yang sama bahwa penyederhanaan partai politik sebagai keniscayaan. Jika sistem proporsional tetap ingin dilestarikan dan kinerja partai politik ingin dimaksimalkan,  bahwa sistem multi partai hendaknya semakin sederhana secara jumlah dan lebih kompetitif secara idiologis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyederhanakan jumlah sekaligus kompetitif secara idiologis, kita paling tidak  mengambil strategi atau kebijaksanaan, minimal tiga langkah,yakni;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;memberlakukan ketentuan ambang batas minimum perolehan suara untuk membatasi jumlah peserta pemilu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;pengaturan secara jelas dan transparan di dalam UU mengenai penggabungan partai sebelum pemilu dan koalisi partai sesudah pemilu (membingkai jumlah sekaligus idiologis).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;ketentuan wajibsetor (deposit) dana sejumlah tertentu bagi partai-partai baru yang ingin menjadi peserta pemilu. Jika partai yang bersangkutan dapat memeroleh suara minimal setara ambang batas perolehan, maka dana tersebut dikembalikan. Sebaliknya, jika gagal meraih dukungan minimal tersebut, maka dana tersebut menjadi milik Negara.  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Ketentuan ini akan merubah pandangan masyarakat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;awam politik&lt;/span&gt;, bahwa orang-orang berebut mendirikan partai karena untuk mencari hidup. Dapatkan realita ini diikhlaskan oleh para elite partai itu sendiri? Jika benar-benar tulus ingat rakyat,sebab semuanya itu apa bila kita meletakan pada moral sebagai landasan dalam melangkah maupun bertidak kita mempunyai tangung jawab terhadap rakyat dan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;*hutington (2004:43)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-8183978371759252864?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/8183978371759252864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=8183978371759252864&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8183978371759252864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8183978371759252864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/bisnis-dan-investasi-baruramai-ramai.html' title='Bisnis dan investasi baru,ramai-ramai bikin partai politik'/><author><name>Mas Budi Hartono</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='23' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_rcxuzMAdBAY/StSjpT-H2gI/AAAAAAAAAU8/0dOUuUdtK_M/S220/utz+8.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-2650734633229692945</id><published>2008-01-06T18:56:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T05:50:44.154-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Politik'/><title type='text'>Solusi Permasalah Bangsa Dalam Islam</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:7;"  &gt;Islam mempunyai solusi yang jelas untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang menyangkut kehidupan manusia, termasuk memenuhi kebutuhan pokok. Dalam ekonomi Islam, negara bertanggung jawab penuh untuk memenuhi kebutuhan pokok setiap individu rakyat seperti sandang, pangan dan papan. Setiap warga negara juga diwajibkan untuk bekerja, terutama kaum laki-laki. Jika pekerjaan tidak ada, maka negaralah yang memberi pekerjaan dan memberi bantuan tanpa jaminan apapun. Hal ini bisa kita dapati dalam sejarah Khilafah Islamiyah, tatkala Umar bin Khaththab menjumpai dua orang yang sedang berdo'a di dalam masjid tanpa bekerja. Lalu Umar bin Khaththab menyuruh mereka keluar dari masjid dengan memberikan setakar biji-bijian sambil berkata, "Tanamlah dan bertawakalah kepada Allah".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:7;"  &gt;Dari peristiwa di atas Imam Al Ghazali mengatakan bahwa wajib atas Waliyul Amri (pemerintah) memberikan dan menyediakan sarana pekerjaan kepada pencari kerja. Menciptakan lapangan kerja adalah kewajiban negara dan merupakan bagian dari tanggung jawabnya terhadap pemeliharaan dan pengaturan urusan rakyatnya. Jika masih dijumpai rakyat yang belum memperoleh pekerjaan, sementara ia harus menanggung biaya hidup keluarganya maka negara wajib menanggungnya. Inilah point pertama dari sistem ekonomi Islam tentang pemenuhan kebutuhan pokok rakyatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:7;"  &gt;Kedua, mengedarkan/memutar harta ke seluruh lapisan masyarakat. Salah satu penyebab kesenjangan ekonomi sekarang adalah menumpuknya harta pada golongan orang kaya saja atau beredar di kawasan tertentu. Ketiga, larangan untuk menimbun uang dan harta yang menyangkut kebutuhan pokok (beras, gandum, gula, minyak dan sebagainya). Keempat, diharamkannya aktivitas riba dan sektor ekonomi non real. Kelima, standarisasi penggunaan mata uang emas (dinar) dan perak (dirham) dalam aktivitas jual beli dan investasi. Keenam, pemberantasan KKN, perjudian, pelacuran, monopoli perdagangan dan aktivitas lain yang bukan bersumber dari pendapatan yang halal dan yang ketujuh, larangan eksploitasi dan eksplorasi sumber daya alam milik umat oleh pihak asing (Fuad, 2003).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:7;"  &gt;Berdasarkan prinsip-prinsip Islam di atas, seharusnya pemerintah segera melaksanakan tujuh point penting tersebut. Wajib disadari, bahwa keterbelakangan dan kemunduran yang menimpa bangsa kita adalah karena diterapkannya sistem ideologi kapitalis yang telah menggerogoti sendi-sendi perekonomian bangsa. Dengan alasan mendapatkan pemasukan sumber keuangan yang besar, badan-badan usaha milik pemerintah yang potensial justru diprivatisasi sementara roda perekonomian disetir oleh IMF dan Bank Dunia. Mata uang dollar diagung-agungkan sementara nilai tukar rupiah kita terus menerus ditekan. Berbagai jenis tambang yang amat potensial (emas, perak, batubara, minyak, nikel, timah, gas) terus menerus dijarah tanpa kuasa kita menghentikannya, sementara hutan kita terus menerus dirampok dan dirusak tangan-tangan yang lapar akan harta benda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:7;"  &gt;Sebagai solusi menyeluruh atas problematika yang menimpa bangsaIndonesia, tidak ada jalan lain kecuali menerapkan syari'at Islam di seluruh persada nusantara. Tidakkah kita harus belajar dari sejarah, bagaimana selama hampir 1300 tahun ajaran Islam mampu bertahan dengan kokohnya. Kapankah kita akan mendapai rakyat negeri ini, tidak ada lagi orang yang berhak menerima zakat dan sedekah karena mereka telah tercukupi segala kebutuhannya? Akankah kejayaan perekonomian Khalifah Umar bin Abdul Aziz terulang lagi? Wallahu'alam bi shawab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:7;"  &gt;*&lt;span style="font-style: italic;font-size:78%;" &gt;Kiriman Dari feno widodo,anak Transmigrasi Pematang Panggang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-2650734633229692945?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/2650734633229692945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=2650734633229692945&amp;isPopup=true' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2650734633229692945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/2650734633229692945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/solusi-permasalah-bangsa-dalam-islam.html' title='Solusi Permasalah Bangsa Dalam Islam'/><author><name>R.BUDI HARTONO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00299858820040849848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_EE0PbhQzkC8/R6OP3um8q0I/AAAAAAAAADY/vD60ckvnUag/S220/budi+indian.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-8202023852738351708</id><published>2008-01-06T07:14:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T05:57:09.453-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ragam'/><title type='text'>Derita kita hidup dinegeri ini</title><content type='html'>&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:7;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:7;"&gt;Pemenuhan kebutuhan pokok merupakan persoalan teramat penting bagi kehidupan manusia. Terlebih lagi kebutuhan tersebut merupakan hal yang tidak dapat ditawar-tawar lagi bagi kelangsungan hidup manusia. Ada tiga kebutuhan pokok mendasar yang perlu dimiliki oleh setiap orang yaitu, sandang, pangan dan papan. Ketiga kebutuhan pokok ini mempunyai peranan yang sangat vital, dan keberadaannya harus senantiasa tersedia sepanjang waktu. Jika, salah satu unsur kebutuhan pokok tersebut tidak ada atau hilang maka akan terjadi ketimpangan dalam proses kehidupan ini. Kita bisa menyaksikan dibelahan bumi ini, bagaimana para penduduk Sudan yang kehilangan rumah dan harta benda mereka. Ada sesuatu yang hilang dari kehidupan mereka, meskipun sandang dan pangan tercukupi. Namun, satu mata rantai telah hilang dari kehidupan penduduk Sudan dan sangat berdampak pada kehidupan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:7;"&gt;Sebenarnya contoh kasus tersebut merupakan gambaran yang kerap terjadi di negara kita, Indonesia. Hanya saja, kasus yang terjadi di Sudan merupakan akibat dari konflik yang terjadi antara dua pihak yang bertikai. Sementara di Indonesia, kasus seperti itu sudah tidak nampak lagi, sejak konflik di beberapa daerah telah mereda. Kasus yang menimpa masyarakat kita-terutama dalam kebutuhan pokok- sekarang adalah adanya bencana seperti kebakaran, kekeringan,kebanjiran, kekurangan pangan, dan kegagalan panen. Intinya, dari tiga kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, ada salah unsur yang mulai hilang dari kebutuhan sebagian warga negara di republik ini. Kebakaran misalnya, telah mengakibatkan kebutuhan akan papan (rumah) menjadi hilang dari bagian kehidupan masyarakat kita. Dampaknya tentu akan sangat besar terhadap upaya mereka mencari nafkah dan mencukupi kebutuhan bagi anggota keluarganya. Sedangkan bagi mereka yang berprofesi sebagai petani, gagal panen merupakan ancaman yang serius dari kelangsungan hidup, terutama untuk kehidupan ekonomi mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:7;"&gt;Selama ini, peran negara dalam menyediakan kebutuhan pokok bagi rakyatnya boleh dikatakan "belum menunjukkan perhatian yang serius". Kita dapat melihat setiap hari tayangan di media massa, bagaimana aparat pemerintah menggusuri rumah rakyat, membongkar paksa dan mengusir mereka tanpa manusiawi. Jawaban pemerintah sangat menusuk hati rakyat, mereka mengatakan rakyat tidak berhak atas tanah tersebut, bahkan mereka mengklaim tanah tersebut milik negara. Di Lampung (zaman orde baru), rakyat diusir dengan kasar oleh aparat pemerintah karena dianggap mendiami tanah negara, padahal beberapa hari lagi kebun kopi yang mereka usahakan akan dipanen. Pohon kopi yang dipenuhi dengan buah-buahnya yang memerahpun tidak luput dari tangan-tangan yang tega merusaknya dengan membabi buta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:7;"  &gt;        &lt;span style="font-family:georgia;"&gt; primer Saat penderitaan rakyat di Teluk Buyat telah mencapai titik yang mengenaskan, pemerintah justru menyalahkanpertambangan rakyat yang dianggap sumber pencemaran lingkungan. Nurani kemanusiaan telah tertutupi denganinvestasi PT. Newmont Minahasa Raya yang menguras sumber daya alam, tetapi memberikan luka yang dalam bagimasyarakat diTeluk Buyat. Negara selalu menyalahkan korbannya (blame the victim) dalam setiap ada persoalan. Dengan memberikan jawaban 'blame the victim' negara seolah berlepas dari tanggungjawabnya sebagai pelayanmasyarakat. Hal ini tidak saja terjadi pada persoalan-persoalan kebutuhan pokok, namun juga pada pendidikan, kesehatan, layanan publik, dan sebagainya. Setiap orang harus berupaya sendiri membiayai pendidikananak-anaknya, memberi nafkah keluarga, dan membiayai untuk anggota keluarga mereka yang sakit. Dengan kondisiperekonomian yang demikian sulit, jangankan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder, untuk kebutuhansaja sudah sangat susah. Fenomena seperti ini hampir terjadi di setiap negara yang menjalankan sistemideologi kapitalisme. Dalam ideologi ini, peran negara dikurangi, sementara peran rakyat diperbesar. Slogan yang cukup dikenal yaitu, "Jangan memikirkan apa yang telah negara berikan kepadamu tetapi pikirkanlah apa yang telahengkau berikan pada negara", nampaknya benar-benar menjadi kenyataan pahit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:7;"  &gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-8202023852738351708?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/8202023852738351708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=8202023852738351708&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8202023852738351708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/8202023852738351708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/derita-kita-hidup-dinegeri-ini.html' title='Derita kita hidup dinegeri ini'/><author><name>R.BUDI HARTONO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00299858820040849848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_EE0PbhQzkC8/R6OP3um8q0I/AAAAAAAAADY/vD60ckvnUag/S220/budi+indian.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3830309609330926154.post-6549606401952677121</id><published>2008-01-04T06:50:00.000-10:00</published><updated>2008-01-12T05:44:07.940-10:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='serba-serbi'/><title type='text'>Orang kecil yang mau belajar</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);font-size:85%;" &gt;R.Budi Hartono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebagai manusia kadang mempunyai harapan dan impian, tapi di disini saya kadang terbentur dengan keterbatasan pengetahuan maupun pemahaman suatu masalah, dalam kehidupan sehari-hari saya isi kehidupan saya dengan keluhan tapi tidak pernah jelas kepada siapa saya tujukan,dalam merenung saya temukan suatu jawaban mengapa tidak saya mulai belajar dalam menyosong kehidupan, kalau orang lain bisa mengapai harapan dan impianya, mengapa saya tidak.&lt;br /&gt;Maka saya mulailah hari-hari saya belajar bagaimana memaknai hidup dengan harapan dan impian yang dapat saya wujudkan,untuk semua itu saya lakukan dengan kerja keras dengan tujuan saya harus bisa dan selalu berusaha, walau saya sadari saya sebagai orang kecil dihadapan Tuhan maupun di tengah-tengah masyarakat.&lt;br /&gt;Walaupun sampai sekarang saya belum bisa merasakan harapan dan impian saya secara nyata dalah kehidupan ini, tapi paling tidak saya sudah berusaha untuk memulai  mencapai semua Harapan dan impian saya. Mungkin untuk orang lain kalau melihat masalah saya, kelihatan sangat sederhana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3830309609330926154-6549606401952677121?l=masbudihartono.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://masbudihartono.blogspot.com/feeds/6549606401952677121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3830309609330926154&amp;postID=6549606401952677121&amp;isPopup=true' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/6549606401952677121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3830309609330926154/posts/default/6549606401952677121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://masbudihartono.blogspot.com/2008/01/orang-kecil-yang-mau-belajar.html' title='Orang kecil yang mau belajar'/><author><name>R.BUDI HARTONO</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00299858820040849848</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://bp3.blogger.com/_EE0PbhQzkC8/R6OP3um8q0I/AAAAAAAAADY/vD60ckvnUag/S220/budi+indian.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
